BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Senin, 27 OKTOBER 2025 • 18:08 WIB

Pengaruh Standar Estetika di Kalangan Anak Muda pada Era Digital

Author

Pengaruh Standar Estetika di Kalangan Anak Muda pada Era DigitalPengaruh Standar Estetika di Kalangan Anak Muda pada Era Digital

Di era digital saat ini, estetika telah menjadi nilai yang sangat dijunjung oleh kalangan anak muda, yang sering kali berusaha memenuhi standar kecantikan ideal meskipun mengabaikan keunikan diri masing-masing.

Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan

Fenomena ini memengaruhi penampilan serta cara berinteraksi di media sosial, menimbulkan pertanyaan apakah kecantikan harus selalu seragam untuk diterima dalam masyarakat.

Perkembangan Estetika di Kalangan Anak Muda

Konsep estetika telah mengalami perubahan signifikan sejak munculnya media sosial. Platform seperti Instagram dan TikTok berfungsi sebagai wadah bagi anak muda untuk mengekspresikan diri, meskipun juga menciptakan standar kecantikan yang sering kali tidak realistis.

Banyak dari mereka terpengaruh oleh influencer dan selebritas yang memiliki pengikut besar. Sebuah studi menunjukkan bahwa 70% anak muda merasa tertekan untuk memenuhi ekspektasi kecantikan yang ditetapkan oleh media sosial.

Baca juga: Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia 2025

Dampak Obsesif terhadap Kecantikan

Obsesif terhadap standar estetika dapat mengakibatkan dampak psikologis yang serius, seperti kecemasan dan depresi. Menurut lembaga kesehatan mental, 40% remaja menunjukkan tanda-tanda depresi ketika merasa tidak memenuhi ekspektasi kecantikan yang berlaku.

Tekanan untuk tampil sempurna sering kali mendorong perilaku berisiko, seperti penggunaan produk pemutih kulit yang tidak aman. Hal ini menandakan perlunya peran orang tua serta pendidik dalam memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai arti keindahan.

Mendorong Keberagaman dalam Estetika

Industri mode dan kecantikan semakin berusaha memperkenalkan keberagaman dalam pemasaran. Kampanye yang merayakan semua jenis wajah, bentuk tubuh, dan warna kulit mulai menunjukkan hasil positif di pasaran.

Banyak merek kini menampilkan model dengan beragam ukuran dan warna, membuktikan bahwa kecantikan tidak harus seragam. Seorang pakar pemasaran menjelaskan bahwa 'Konsumen saat ini lebih cenderung berbelanja pada merek yang berdiri di atas nilai keberagaman.'

Baca juga: Persib Bandung Siapkan Pengumuman Transfer Thom Haye

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pengaruh Standar Estetika di Kalangan Anak Muda pada Era Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!