Indonesia Sports Summit 2025: Mendorong Ekosistem Olahraga Kreatif
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 memiliki peran penting dalam pengembangan industri olahraga nasional.
Baca juga: Eliano Reijnders Bergabung dengan Persib Bandung: Langkah Strategis untuk Kariernya
Acara ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri, dan generasi muda.
ISS 2025 diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai langkah strategis untuk memperkuat industri olahraga Tanah Air.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa acara ini menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, industri, dan generasi muda, serta berharap menciptakan ekosistem olahraga yang inklusif.
Dia menekankan pentingnya deregulasi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dengan menyatakan, "Masing-masing kementerian, kita akan melakukan deregulasi supaya seperti yang kemarin saya presentasikan terbukti deregulasi ini akan menambah pertumbuhan ekonomi sampai 0,78 persen."
Baca juga: Janice Tjen Mengakhiri Perjalanan di US Open 2025
Erick Thohir juga berkomitmen untuk menciptakan regulasi yang mendukung perkembangan sektor olahraga.
Langkah ini terlihat dari pencabutan Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga tentang Standar Pengelolaan Organisasi Olahraga Lingkup Olahraga Prestasi.
Erick menjelaskan, "Jadi kalau kita sekarang tumbuh 5–5,5 persen. Kalau semuanya ini melakukan terobosan itu bisa naik langsung enam persen, belum tambah lagi Presiden melakukan government spending yang sekarang lagi besar-besaran."
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mendukung upaya Kemenpora dalam meningkatkan industri olahraga.
Dia menambahkan bahwa Kemenperin dan Kemenpora sedang membahas aturan mengenai izin edar produk olahraga dan apparel.
Faisol menjelaskan, "Jadi SNI, sertifikasi terhadap produk ini akan dikeluarkan secara teknis oleh Kemenpora, berikut TKDN-nya."
Baca juga: Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Menang Besar atas Real Oviedo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: