Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 23:22 WIB

Kerak Telor: Kuliner Ikonik Betawi yang Tak Pernah Pudar

Author

Kerak Telor: Kuliner Ikonik Betawi yang Tak Pernah Pudar

Kerak telor adalah kuliner ikonik dari Betawi yang menjadi simbol kekayaan budaya Jakarta. Makanan sederhana ini selalu berhasil menarik perhatian para penikmat kuliner dengan aroma dan rasa khasnya.

Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Sering dijumpai di berbagai event dan festival, kerak telor memiliki tempat khusus di hati penggemarnya. Kesenangan menikmati hidangan ini tidak lekang oleh waktu.

Sejarah Singkat Kerak Telor

Kerak telor muncul dari tradisi kuliner masyarakat Betawi yang kaya akan variasi. Makanan ini awalnya ditujukan untuk menyambut tamu atau pada acara-acara khusus.

Diperkirakan, kerak telor sudah ada sejak abad ke-19 dan terus bertahan hingga sekarang. Paduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas membuatnya sangat menggugah selera.

Baca juga: Dominasi Marc Marquez Menuju Gelar Juara Dunia MotoGP 2025

Proses Pembuatan Kerak Telor

Pembuatan kerak telor tidak terlalu rumit, tetapi memerlukan ketelatenan. Berbahan dasar beras ketan yang dicampur dengan telur bebek dan kelapa parut, adonan ini dimasak di atas api kecil.

Teknik khas memasaknya melibatkan penggunaan wajan yang diberi arang di bawahnya untuk menghasilkan kerak yang crispy. Aroma kelapa yang hangus yang berpadu dengan telur menciptakan keharuman yang tak tertandingi.

Beragam Variasi Kerak Telor

Seiring perkembangan zaman, kerak telor mengalami berbagai variasi. Anda bisa menemukan kerak telor dengan tambahan rendang, ayam, atau bahan lainnya untuk menciptakan rasa yang lebih modern.

Meskipun banyak variasi tersebut, masyarakat tetap menyukai versi tradisional karena cita rasa otentiknya. Obrolan seputar kerak telor sering kali menyinggung nostalgia dan kearifan lokal.

Baca juga: Manfaat dan Tips Olahraga Ringan di Pagi Hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU