Senin, 13 OKTOBER 2025 • 12:00 WIB

Panduan Memilih Sepatu Olahraga: Running vs. Training

Author

Panduan Memilih Sepatu Olahraga: Running vs. Training

Ketika memilih sepatu untuk berolahraga, banyak orang merasa bingung antara sepatu running dan sepatu training. Memahami perbedaan antara keduanya sangat penting karena dapat memengaruhi kenyamanan dan performa saat berolahraga.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Bertekad Kalahkan Semua Lawan di Kualifikasi Piala Asia 2026

Desain dan Struktur

Sepatu running biasanya memiliki desain yang lebih ringan dan aerodinamis dibandingkan sepatu training. Hal ini bertujuan untuk memberikan kecepatan dan kenyamanan saat berlari di lintasan atau jalanan.

Sepatu training dirancang dengan struktur yang lebih kokoh dan stabil untuk mendukung berbagai jenis gerakan, termasuk lompatan dan gerakan vertikal.

Seringkali, sepatu training juga memiliki sol yang lebih tebal untuk menyerap benturan saat melakukan aktivitas intens seperti melompat atau berlari cepat.

Oleh karena itu, kesesuaian sepatu dengan jenis aktivitas sangat penting untuk mengoptimalkan performa.

Bahan dan Teknologi

Sepatu running sering menggunakan bahan yang lebih ringan dan breathable untuk menjaga kaki tetap sejuk saat berlari. Teknologi ini membantu sirkulasi udara di dalam sepatu, sehingga kaki tidak cepat berkeringat.

Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Di sisi lain, sepatu training biasanya menggunakan bahan yang lebih tahan lama dan kuat, dengan tambahan dukungan untuk pergelangan kaki. Hal ini mencegah cedera saat melakukan gerakan yang memerlukan banyak dukungan.

Beberapa brand juga menawarkan teknologi bantalan khusus pada sepatu running untuk menjaga kenyamanan saat berlari jauh. Bust yang lembut ini sangat membantu mengurangi dampak pada sendi.

Teknologi yang dipakai pada sepatu training lebih difokuskan pada kestabilan dan daya cengkeram untuk berbagai permukaan.

Kesesuaian dengan Aktivitas Olahraga

Sepatu running paling cocok untuk aktivitas berlari di lintasan atau jalan, terutama jika jarak tempuh cukup jauh. Dengan desain yang lebih ringan, sepatu ini membantu meningkatkan performa saat berlari.

Sementara itu, sepatu training lebih ideal untuk berbagai macam latihan kebugaran, seperti HIIT, angkat beban, atau senam, yang membutuhkan berbagai gerakan dan dukungan ekstra.

Jika Anda suka melakukan kedua jenis olahraga tersebut, memiliki sepatu khusus untuk masing-masing jenis sangat disarankan. Setiap jenis sepatu dirancang sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan gerakan.

Penggunaan sepatu yang tidak sesuai dapat mengakibatkan ketidaknyamanan, bahkan cedera pada kaki.

Baca juga: Emil Audero Bahagia di Kemenangan Cremonese atas AC Milan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU