Karbohidrat adalah bahan bakar utama bagi tubuh, dan kurangnya asupan dapat menyebabkan kelelahan yang cepat. Saat kadar karbohidrat kita rendah, tubuh mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan energi saat beraktivitas.
Baca juga: Manchester United Terkecoh oleh Grimsby Town di Piala Liga Inggris
Mengurangi karbohidrat secara drastis dapat memengaruhi kondisi fisik dan kebugaran sehari-hari. Ketidakcukupan energi ini bisa berakibat buruk bagi berbagai fungsi tubuh, dari berpikir hingga bergerak.
Peran Karbohidrat dalam Tubuh
Karbohidrat merupakan salah satu dari tiga makronutrien utama, bersama dengan protein dan lemak. Mereka dicerna menjadi glukosa, yang menjadi sumber bahan bakar utama bagi sel-sel tubuh.
Ketika kita mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan memecahnya menjadi glukosa yang kemudian digunakan untuk menghasilkan energi. Energi ini sangat penting untuk berbagai fungsi tubuh, mulai dari berpikir hingga bergerak.
Jika asupan karbohidrat tidak mencukupi, tubuh terpaksa beralih ke sumber energi alternatif. Ini sering kali melibatkan pembakaran lemak, yang dapat memakan waktu lebih lama dan menyebabkan kelelahan.
Baca juga: Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia 2025
Dampak Kurangnya Karbohidrat Terhadap Energi
Salah satu dampak langsung dari kurangnya karbohidrat adalah penurunan level glukosa dalam darah. Saat level glukosa rendah, tubuh tidak memiliki cukup energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Ketika otak kekurangan glukosa, fungsi kognitif seperti konsentrasi dan daya ingat juga dapat menurun. Hal ini membuat seseorang merasa cepat lelah dan tidak fokus.
Mereka yang mengikuti diet rendah karbohidrat sering mengeluhkan rasa lelah yang berlebihan meski telah tidur cukup. Ini adalah salah satu tanda bahwa tubuh mereka tidak mendapatkan energi yang dibutuhkan.
Menjaga Keseimbangan Karbohidrat dalam Diet
Penting untuk menjaga keseimbangan asupan karbohidrat agar tubuh tetap bertenaga. Sumber karbohidrat yang baik meliputi nasi, roti, pasta, buah-buahan, dan sayuran.
Diet yang terlalu ketat pada karbohidrat bukan hanya dapat menyebabkan kelelahan, tetapi juga masalah kesehatan lainnya. Tubuh perlu asupan yang cukup agar bisa berfungsi secara optimal.
Para ahli gizi menyarankan agar kita tidak menghilangkan karbohidrat secara drastis, melainkan memilih karbohidrat yang lebih sehat dan kompleks untuk mendapatkan manfaat maksimal.
Baca juga: Juventus Awali Serie A 2025/2026 dengan Kemenangan Melawan Parma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: