Minggu, 28 DESEMBER 2025 • 19:34 WIB

Mengatasi Nyeri Sendi Setelah Latihan: Penyebab dan Solusi

Author

Mengatasi Nyeri Sendi Setelah Latihan: Penyebab dan Solusi

Nyeri sendi setelah berolahraga menjadi keluhan umum, terutama di kalangan pemula. Gejala ini muncul beberapa jam pasca-latihan dan bisa menimbulkan kekhawatiran tersendiri.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Beberapa faktor berkontribusi terhadap nyeri sendi ini, dari penggunaan otot berlebihan hingga kondisi kesehatan tertentu. Mengetahui penyebab yang mendasari menjadi langkah penting untuk mengambil tindakan pencegahan yang tepat.

Penyebab Nyeri Sendi Setelah Berolahraga

Salah satu penyebab utama dari nyeri sendi adalah penggunaan otot secara berlebihan. Ketika melakukan latihan intensif, otot dapat berkontraksi lebih dari biasanya, yang bisa menyebabkan rasa sakit.

Fenomena ini dikenal dengan 'Delayed Onset Muscle Soreness' (DOMS), yang mengarah pada nyeri di berbagai bagian tubuh, termasuk sendi. Umumnya, nyeri ini muncul setelah 12 hingga 24 jam pasca aktivitas fisik.

Faktor Risiko Terjadinya Nyeri Sendi

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko nyeri sendi yang perlu diperhatikan adalah usia, kondisi fisik, dan riwayat cedera sebelumnya. Seiring bertambahnya usia, kemungkinan mengalami nyeri sendi setelah berolahraga semakin meningkat.

Baca juga: Senne Lammens Resmi Bergabung dengan Manchester United sebagai Solusi Penjaga Gawang

Kondisi fisik yang kurang memadai juga dapat berkontribusi terhadap ketidaknyamanan ini. Individu yang baru memulai olahraga cenderung merasakan nyeri sendi karena tubuh belum terbiasa dengan tingkat beban yang diberikan.

Selain itu, pelaksanaan aktivitas fisik yang tidak sesuai dengan teknik yang benar dapat mengakibatkan cedera. Oleh karena itu, sangat direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan pelatih jika tidak yakin dengan teknik yang digunakan.

Cara Mengatasi Nyeri Sendi

Langkah pertama yang penting dalam mengatasi nyeri sendi adalah mengistirahatkannya. Namun, tetap aktif dengan gerakan lembut dapat membantu mengurangi rasa sakit dan mempercepat pemulihan.

Selain itu, mengompres area yang nyeri dengan es adalah teknik yang umum digunakan untuk mengurangi pembengkakan. Metode ini cukup efektif, terutama dalam beberapa hari pertama setelah berolahraga.

Hidrasi dan nutrisi yang baik sebelum dan sesudah latihan juga sangat penting untuk mendukung pemulihan otot. Latihan peregangan dianjurkan untuk menjaga fleksibilitas sendi dan mencegah kekakuan.

Baca juga: Eliano Reijnders Bergabung dengan Persib Bandung: Langkah Strategis untuk Kariernya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU