Senin, 29 DESEMBER 2025 • 12:08 WIB

Mengapa Otot Menjadi Kaku Setelah Duduk Lama?

Author

Mengapa Otot Menjadi Kaku Setelah Duduk Lama?

Banyak orang merasakan kekakuan pada otot setelah duduk dalam waktu lama. Fenomena ini bukan hanya perasaan biasa, melainkan memiliki dasar ilmiah yang menarik untuk dipahami.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Pengaruh Posisi Duduk Terhadap Otot

Posisi duduk yang tidak tepat dapat menimbulkan tekanan berlebih pada otot. Ketika kita duduk dengan postur yang salah, sirkulasi darah ke otot tertentu terganggu.

Pengurangan aliran oksigen ke otot mengakibatkan kekakuan dan nyeri. Jika otot tidak mendapatkan cukup oksigen, mereka berisiko tinggi mengalami kerusakan.

Sementara itu, duduk terlalu lama juga dapat menyebabkan hipertonus, yaitu keadaan di mana otot tegang secara berlebihan karena tetap dalam posisi statis.

Dampak Terhadap Sirkulasi Darah

Duduk dalam waktu lama berkontribusi pada penurunan sirkulasi darah di seluruh tubuh. Ketika sirkulasi terhambat, tidak hanya otot yang menjadi kaku, tetapi juga berpotensi mengalami pembengkakan.

Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan

Penelitian menunjukkan bahwa duduk lebih dari empat jam tanpa bergerak dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan lainnya, seperti trombosis vena dalam (DVT).

Ketidaknormalan dalam dinamika sirkulasi darah ini penting untuk diperhatikan, karena otot yang kurang teraliri darah tidak dapat berfungsi dengan baik.

Mencegah dan Mengatasi Kekakuan Otot

Untuk menghindari kekakuan otot, disarankan untuk bergerak setiap 30 menit. Melakukan stretching sederhana atau beranjak sejenak dari tempat duduk dapat membantu.

Memperbaiki posisi duduk dan menggunakan kursi ergonomis juga sangat penting dalam mengurangi tekanan pada otot.

Konsistensi dalam bergerak sangat krusial; semakin sering Anda bergerak, semakin baik sirkulasi darah dan kesehatan otot bisa terjaga.

Baca juga: Proses Naturalisasi Dua Pemain Calon Anggota Timnas Indonesia Menuju Warga Negara Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU