Valentino Rossi kini terlibat dalam perseteruan hukum dengan kekasih ayahnya, Graziano Rossi. Ia mencurigai adanya penarikan uang yang tidak sah dari rekening orang tuanya.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool di Bursa Transfer Musim Panas 2025
Permasalah ini berawal dari hilangnya sekitar 200.000 euro yang diduga ditarik tanpa izin, memicu Valentino untuk mengambil langkah hukum.
Latar Belakang Gugatan
Gugatan ini muncul setelah Graziano Rossi mengalami masalah kesehatan pada tahun 2024, yang membuat Valentino berperan sebagai wali harta ayahnya.
Setelah beberapa waktu, Graziano meminta pembatalan perwalian ini, keputusan yang diambil oleh hakim Davide Storti di pengadilan Pesaro.
Klaim Graziano mengenai ketidaksepakatan ini menunjukkan adanya ketegangan antara dirinya dan Valentino.
Valentino akhirnya mengambil langkah untuk menggugat kekasih Graziano, Ambra Arpino, yang diduga terlibat dalam penarikan uang yang mencolok.
Penyelidikan Hukum dan Pengundangan Psikiater
Jaksa Penuntut Umum Pesaro, Irene Lilliu, memulai penyelidikan terkait kondisi kesehatan Graziano.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula
Psikiater Prof. Luca Cimino yang ditunjuk menyatakan Graziano berada dalam kondisi sehat dan dapat mengurus dirinya sendiri.
Namun, penyelidikan tetap berlanjut untuk melacak aliran dana yang tidak jelas selama 12 tahun terakhir dari rekening Graziano.
Temuan awal menunjukkan adanya sejumlah transfer yang mencurigakan, membuat kasus ini semakin rumit dengan keterlibatan pihak berwenang.
Reaksi Keluarga dan Pihak Terkait
Rossi, dalam kolomnya di Corriere della Sera, menyatakan kekhawatirannya tentang kondisi ayahnya, merasa semakin terasing.
"Rasanya seperti saya tidak punya ayah lagi," ungkap Valentino, menimbulkan keprihatinan akan hubungan mereka.
Di sisi lain, Graziano merasa terpinggirkan dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupannya, berniat untuk menikah dengan Ambra.
"Saya berharap Valentino akan mendekati saya dan menjembatani jarak ini," kata Graziano, menunjukkan harapan untuk rekonsiliasi.
Ambra juga membela diri terhadap tuduhan yang ditujukan kepadanya, menegaskan ketidakbenaran dakwaan tersebut. "Saya merasa tertekan karena semua ini, tetapi saya tidak takut dengan hasil penyelidikan yang berlangsung," tegasnya.
Baca juga: Kemenangan Perdana Emil Audero di Serie A Bersama Cremonese
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: