David Alaba, bek Real Madrid, telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya yang berakhir pada 30 Juni 2026. Keputusan ini diambil setelah adanya kesepakatan antara pihak klub dan sang pemain.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dengan gaji yang sebelumnya menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi kedua di klub, Alaba kini harus mencari klub baru yang mau menampungnya setelah kepergiannya.
Kondisi Kontrak David Alaba
Kontrak David Alaba akan berakhir pada akhir musim ini, dan pihak klub serta pemain sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama. Laporan dari Marca mengonfirmasi bahwa Alaba kini harus menjajaki kemungkinan untuk pindah ke klub lain.
Sebelumnya, Alaba bergabung dengan Real Madrid secara gratis dari Bayern Munich pada musim panas 2021. Sejak saat itu, ia telah menerima gaji tinggi, mencetak catatan yang cukup menonjol di tim.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Statistik Gaji dan Cedera
Alaba saat ini terdaftar menerima gaji kotor tahunan sebesar 22,5 juta Euro, setara dengan Rp 446 miliar. Gaji ini menempatkannya sebagai pemain dengan bayaran tertinggi kedua di Real Madrid setelah Kylian Mbappe.
Meskipun gajinya tinggi, performanya di lapangan sering kali terganggu oleh masalah cedera. Alaba telah menghadapi berbagai cedera selama kariernya di Bernabeu, termasuk enam cedera otot dan hamstring, serta cedera ACL yang parah.
Dampak Terhadap Tim
Statistik menunjukkan bahwa Alaba telah absen dari total 130 pertandingan untuk Real Madrid. Dalam total penampilannya, ia hanya mencatatkan 124 pertandingan, angka yang menunjukkan betapa besar dampak dari cedera terhadap kontribusinya di tim.
Kepergian Alaba diprediksi akan menjadi fokus perhatian manajemen Real Madrid, mengingat sumbangsihnya yang tidak bisa dipandang remeh meskipun terhalang oleh kondisi fisiknya.
Baca juga: Olahraga Ringan untuk Menjaga Kebugaran di Tempat Kerja
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: