Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 14:00 WIB

Cara Cerdas Menjaga Energi Selama Puasa Ramadan

Author

Cara Cerdas Menjaga Energi Selama Puasa Ramadan

Puasa di bulan Ramadan tidak hanya soal menahan lapar, tetapi juga memerlukan strategi agar tetap energik. Mengelola pola makan dan hidrasi yang tepat sangat penting untuk kesehatan dan produktivitas sehari-hari.

Baca juga: Adrian Wibowo, Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Dari sahur hingga berbuka, pemilihan makanan dan cara mengatur aktivitas bisa menjadi kunci agar puasa berjalan lancar. Berikut adalah beberapa tips penting untuk menjaga stamina agar tetap prima selama menjalani ibadah puasa.

Pentingnya Makanan Sehat saat Sahur

Makanan saat sahur harus dipilih dengan bijak untuk mendukung aktivitas sepanjang hari. Mengenal sumber karbohidrat seperti nasi, roti, atau oatmeal sangat bermanfaat karena dapat memberikan energi berkelanjutan.

Selain karbohidrat, protein juga berperan penting dalam membantu regenerasi jaringan tubuh. Konsumsi bahan makanan seperti telur, yogurt, atau kacang-kacangan dapat membuat kita kenyang lebih lama.

Sayuran dan buah-buahan juga dianjurkan, karena memiliki kadar air yang tinggi, yang membantu menjaga hidrasi tubuh.

Baca juga: Emil Audero Bahagia di Kemenangan Cremonese atas AC Milan

Strategi Hidrasi Selama Puasa

Hidrasi adalah kunci untuk menjaga energi tetap optimal selama puasa. Asupan cairan yang cukup sangat penting untuk mencegah dehidrasi, terutama ketika tubuh kehilangan cairan saat berpuasa.

Disarankan untuk meminum minimal delapan gelas air dari waktu berbuka hingga sahur. Air mineral atau air dengan perasan lemon bisa menjadi alternatif yang sehat dan menyegarkan.

Penghindaran konsumsi berlebihan dari minuman berkafein seperti kopi dan teh juga sangat dianjurkan, karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan menyebabkan dehidrasi.

Mengatur Aktivitas Selama Puasa

Sangat penting untuk mengatur intensitas dan jenis aktivitas fisik saat menjalani puasa. Rekomendasi yang baik adalah melakukan kegiatan fisik ringan seperti berjalan santai menjelang waktu berbuka.

Hindari aktivitas berat yang menguras tenaga seperti olahraga intensif di siang hari. Idealnya, simpan kegiatan berat untuk malam setelah berbuka puasa.

Jadwalkan waktu istirahat yang memadai agar tubuh dapat memulihkan tenaga dan siap untuk menjalani aktivitas kembali ketika malam tiba.

Baca juga: Proses Naturalisasi Dua Pemain Calon Anggota Timnas Indonesia Menuju Warga Negara Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU