BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Jumat, 13 MARET 2026 • 13:27 WIB

BYD Menjajaki Kesempatan Berpartisipasi di Formula One

BYD Menjajaki Kesempatan Berpartisipasi di Formula OneBYD Menjajaki Kesempatan Berpartisipasi di Formula One

BYD, perusahaan mobil listrik yang mulai mencuri perhatian dunia, sedang menjajaki peluang untuk terlibat dalam ajang Formula One. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan citra merek mereka di panggung global yang sangat kompetitif.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Kabar ini berasal dari laporan Bloomberg, yang juga menyebutkan bahwa BYD tidak hanya fokus di F1, tetapi juga tertarik untuk berpartisipasi di World Endurance Championship, termasuk balapan bergengsi 24 Hours of Le Mans.

Menyambut F1: Peluang dan Tantangan

Seandainya keputusan untuk bergabung ke F1 terwujud, BYD akan menjadi wakil pertama dari China dalam kompetisi motorsport paling bergengsi ini. Mereka akan bersaing dengan merek-merek ternama seperti Ferrari, Mercedes-AMG, dan McLaren, yang dikenal memiliki sejarah sukses di balap mobil.

Namun, tantangan besar menanti BYD, terutama dalam hal memutuskan apakah mereka akan membentuk tim baru atau mengakuisisi tim yang sudah ada. Terlibat dalam ajang ini bukanlah perkara mudah, sebab ada banyak faktor teknis dan finansial yang harus diperhatikan.

Federation Internationale de l'Automobile (FIA) memiliki persyaratan ketat yang mencakup aspek teknis, keuangan, dan tata kelola yang harus dipenuhi oleh merek-merek yang ingin berkompetisi di F1.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Klub Prancis Lille

Kesulitan dalam Pendaftaran

Tercatat pada tahun 2024, FIA menolak permohonan Mario Andretti untuk bergabung ke F1 bersama mereknya, Cadillac. Permohonan tersebut baru disetujui pada 2026 setelah Cadillac menunjukkan komitmen pendanaan yang cukup.

Hal ini menunjukan bahwa dukungan finansial yang kuat sangat penting untuk diterima. Cadillac juga harus membayar biaya anti-dilusi sebesar USD450 juta atau sekitar Rp7,6 triliun hanya untuk mendapatkan tempat di grid F1.

Oleh karena itu, hanya memiliki modal finansial saja tidaklah cukup; BYD perlu mempersiapkan diri secara matang dalam setiap aspek agar dapat beradaptasi dan bertahan dalam dunia balap yang sangat kompetitif.

Keunggulan Teknologi BYD

Walaupun tantangan banyak, BYD tetap memiliki keunggulan dalam hal teknologi, terutama di bidang elektrifikasi. Dalam aturan terbaru F1, terdapat persyaratan untuk mengkombinasikan mesin bensin dengan motor listrik, dimana BYD memiliki pengalaman cukup dalam inovasi tersebut.

Sebagai contoh, peraturan ini mengharuskan penggunaan mesin V6 turbo 1,6 liter yang diimbangi dengan motor listrik dengan daya mencapai 350 kW, yang menunjukkan bahwa penggunaan energi listrik meningkat hampir 50 persen.

Keterlibatan BYD dalam ajang balap ini berpotensi menjadi ajang bagi mereka untuk memamerkan kemampuan dalam pengembangan teknologi mobil performa tinggi, terutama dengan produk unggulannya, Yangwang.

Baca juga: Pentingnya Pencegahan Cedera dalam Olahraga

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

BYD Menjajaki Kesempatan Berpartisipasi di Formula One

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!