BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Senin, 20 APRIL 2026 • 15:30 WIB

Duel Memanas: Insiden Tendangan Kungfu di Laga Dewa United vs Bhayangkara FC

Duel Memanas: Insiden Tendangan Kungfu di Laga Dewa United vs Bhayangkara FCDuel Memanas: Insiden Tendangan Kungfu di Laga Dewa United vs Bhayangkara FC

Sebuah insiden mengejutkan terjadi pada pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United dan Bhayangkara FC di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4/2026). Pertandingan berakhir dengan kemenangan Dewa United 2-1, namun kericuhan pasca laga menarik perhatian luas di media sosial.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Bertekad Kalahkan Semua Lawan di Kualifikasi Piala Asia 2026

Tegangan yang memuncak di lapangan diwarnai dengan aksi yang tidak sportif, termasuk sebuah tendangan kungfu yang viral, dan respons keras dari para pelatih serta pihak terkait. Insiden ini membuka kembali diskusi mengenai perilaku pemain muda di lapangan.

Pertandingan yang Memicu Kontroversi

Pada pertandingan tersebut, Dewa United berhasil mencetak dua gol yang masing-masing dibuat oleh Abu Thalib dan Kelvin Ananda Hairulis. Sementara itu, Bhayangkara FC mencetak gol balasan melalui Aqilah Lussnah, sehingga pertandingan berakhir dengan skor 2-1.

Setelah peluit akhir dibunyikan, suasana di lapangan langsung berubah menjadi tegang. Para pemain dari kedua tim terlibat dalam kericuhan yang membuat situasi semakin tidak terkendali.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan

Tendangan Kungfu yang Menghebohkan

Seiring dengan beredarnya video di media sosial, terlihat seorang pemain Bhayangkara FC melakukan tendangan kungfu ke arah leher pemain Dewa United. Perbuatan tersebut jelas melanggar norma dalam olahraga dan memicu reaksi keras dari berbagai kalangan.

Dugaan tindakan serupa juga melibatkan pemain Bhayangkara FC lainnya, Fadly Alberto, yang diduga turut melakukan aksi tidak sportif dalam insiden ini.

Reaksi Pelatih dan Pihak Terkait

Firman Utina, asisten pelatih Dewa United, menyampaikan kekecewaannya melalui Instagram dengan menyatakan, "Kamu tuh pelatih, bukan preman. Makanya kursus jangan tidur, supaya belajar sama-sama". Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya insiden tersebut bagi pihak Dewa United.

Lebih jauh, pelatih timnas U-20 Indonesia, Nova Arianto, memberikan respons terhadap insiden ini, menyayangkan bahwa perilaku negatif seperti ini harus diperbaiki. Ia menegaskan perlunya memberi contoh baik kepada para pemain muda yang sedang berkembang di dunia sepak bola.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Klub Prancis Lille

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Duel Memanas: Insiden Tendangan Kungfu di Laga Dewa United vs Bhayangkara FC

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!