BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 18:16 WIB

Liga Inggris Terapkan Jeda Ramadan untuk Mendukung Pemain Berpuasa

Liga Inggris Terapkan Jeda Ramadan untuk Mendukung Pemain BerpuasaLiga Inggris Terapkan Jeda Ramadan untuk Mendukung Pemain Berpuasa

Liga Inggris mengumumkan kebijakan baru yang disebut Ramadan breaks untuk mendukung pemain yang menjalankan puasa selama bulan Ramadan.

Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025

Kebijakan ini memungkinkan pemain untuk berbuka puasa secara layak saat pertandingan berlangsung, dengan mekanisme yang telah disiapkan oleh kapten tim dan ofisial pertandingan.

Implementasi Ramadan Breaks

Waktu berbuka puasa di Inggris berkisar antara pukul 17.00 hingga 19.00 waktu setempat, sehingga pertandingan yang diberlakukan Ramadan breaks adalah yang dimulai pukul 16.30 dan 17.30.

Jeda untuk berbuka puasa tidak akan ditetapkan secara khusus, melainkan akan terjadi saat situasi tertentu seperti tendangan gawang atau lemparan ke dalam, yang membuat bola tidak dimainkan.

Dengan cara ini, diharapkan para pemain memiliki waktu yang cukup untuk berbuka puasa saat bertanding.

Baca juga: Manchester United Terkecoh oleh Grimsby Town di Piala Liga Inggris

Sejarah dan Pengalaman Sebelumnya

Kesepakatan tentang waktu berbuka puasa ini sudah ditetapkan sejak 2021, dengan pertandingan pertama yang memperkenalkan jeda berbuka adalah antara Leicester City dan Crystal Palace.

Pada pertandingan tersebut, laga sempat dihentikan menjelang tendangan sudut menjelang menit ke-30, di mana pemain seperti Wesley Fofana dan Cheikhou Kouyate terlihat cepat-cepat berbuka dengan minuman dan makanan energi.

Pemain-pemain terkenal yang menjalani puasa seperti Mohamed Salah, Rayan Ait-Nouri, William Saliba, dan Amad Diallo juga menambah perhatian terhadap kebijakan ini.

Dampak dan Relevansi Kebijakan

Dengan adanya Ramadan breaks, Liga Inggris menunjukkan dukungannya kepada pemain Muslim yang berpuasa, memperkuat komitmennya terhadap keberagaman dalam olahraga.

Dampak positif dari kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi tekanan fisik yang dialami pemain saat bertanding di bulan puasa.

Selain bermanfaat bagi pemain, kebijakan ini berpotensi meningkatkan pengalaman menonton bagi penggemar yang merayakan Ramadan dengan menyaksikan pertandingan.

Baca juga: Zumba: Olahraga Serius atau Sekadar Hiburan?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Liga Inggris Terapkan Jeda Ramadan untuk Mendukung Pemain Berpuasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!