BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Selasa, 07 OKTOBER 2025 • 21:20 WIB

Krisis Naturalisasi Palsu Mengguncang Timnas Malaysia: FIFA Intervensi

Krisis Naturalisasi Palsu Mengguncang Timnas Malaysia: FIFA IntervensiKrisis Naturalisasi Palsu Mengguncang Timnas Malaysia: FIFA Intervensi

FIFA resmi mengeluarkan pernyataan terkait kasus naturalisasi pemain yang melibatkan Timnas Malaysia, menyoroti adanya pelanggaran serius terhadap prinsip dasar olahraga. Tujuh pemain yang dinyatakan menjadi bagian dari tim nasional tersebut ternyata tidak memiliki keturunan asli Malaysia.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool

Kekhawatiran ini diungkap oleh media lokal dan sejumlah pihak berwenang, yang menilai bahwa kelalaian ini merupakan pelanggaran terhadap prinsip kejujuran yang diharapkan dalam dunia sepakbola.

Detail Kasus Naturalisasi Palsu

Pada 6 Oktober 2025, FIFA mengumumkan bahwa tujuh pemain yang dinaturalisasi untuk Timnas Malaysia tidak memiliki darah keturunan Malaysia. Pemain-pemain tersebut meliputi Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.

FIFA menyebutkan bahwa Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) mengklaim bahwa para pemain tersebut memiliki kakek atau nenek yang lahir di Malaysia. Namun, penyelidikan FIFA menunjukkan bahwa tidak ada bukti yang bisa mendukung klaim ini.

Pemeriksaan dilakukan di kantor catatan sipil di beberapa negara seperti Spanyol, Argentina, dan Brasil. Hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa keaslian catatan yang berkaitan dengan leluhur para pemain tidak dapat terverifikasi.

Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Takluk dari Australia di Semifinal Piala AFF Putri U-16 2025

Pernyataan FIFA

Ketua Komite Disiplin FIFA, Jorge Ivan Palacio, menyampaikan keprihatinan yang mendalam tentang situasi ini. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa kasus ini 'mengikis kepercayaan terhadap keadilan kompetisi dan membahayakan esensi sepakbola sebagai aktivitas yang didasarkan pada kejujuran dan transparansi.'

Palacio juga menambahkan bahwa tindakan tersebut 'menyerang inti dari prinsip-prinsip dasar sepakbola,' menunjukkan keseriusan FIFA dalam menangani masalah ini.

Berdasarkan peraturan FIFA, setiap negara harus memenuhi syarat sebelum melakukan proses naturalisasi, termasuk pemain yang harus memiliki garis keturunan yang jelas serta tinggal di negara tersebut selama lima tahun atau lebih.

Tanggapan Media dan Masyarakat

Media Malaysia, Free Malaysia Today, mengkritik tindakan FAM terkait kasus ini, dan menyatakan bahwa situasi ini bukan sekadar kelalaian administrasi. Dalam artikelnya, mereka menilai hal ini sebagai 'pelanggaran fair play, pengkhianatan terhadap prinsip kejujuran sepakbola.'

Masyarakat juga menunjukkan rasa kekecewaan terhadap standar yang diterapkan dalam proses naturalisasi ini. Banyak yang berpendapat bahwa tindakan ini merusak reputasi sepakbola Malaysia di level internasional.

Kejadian ini membawa kepada kebutuhan untuk memastikan bahwa setiap proses naturalisasi dilakukan secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang ada demi menjaga integritas olahraga.

Baca juga: Persib Bandung Siapkan Pengumuman Transfer Thom Haye

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Krisis Naturalisasi Palsu Mengguncang Timnas Malaysia: FIFA Intervensi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!