FIFA Konfirmasi Pemalsuan Dokumen Tanpa Kesadaran FAM dan Pemain Malaysia
FIFA telah mengonfirmasi bahwa Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bersama tujuh pemain naturalisasi timnas Malaysia tidak menyadari dokumen yang diserahkan adalah palsu. Pengumuman tersebut muncul setelah FIFA memberikan surat balasan terkait sanksi akibat kasus pemalsuan dokumen.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Bertekad Kalahkan Semua Lawan di Kualifikasi Piala Asia 2026
Dalam surat tertanggal 6 Oktober, FIFA menegaskan bahwa baik FAM maupun para pemain tidak memiliki pengetahuan sama sekali mengenai pemalsuan tersebut. Meskipun dinyatakan tidak bersalah, sanksi tetap dijatuhkan berdasarkan regulasi yang ada.
FIFA memberikan penjelasan bahwa baik FAM maupun para pemain tidak pernah menyadari adanya pemalsuan dokumen. Dalam surat tersebut, FIFA mengutip, "Baik FAM maupun para pemain tidak pernah menyadari adanya kemungkinan bahwa beberapa dokumen yang diserahkan telah dipalsukan."
Meskipun demikian, FIFA merujuk pada Pasal 22 FDC yang menetapkan bahwa "siapa pun yang menggunakan dokumen palsu atau yang dipalsukan" harus dikenakan sanksi. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tidak bersalah, FAM harus tetap menghadapi konsekuensi dari tindakan ini.
Baca juga: Manchester United Terkecoh oleh Grimsby Town di Piala Liga Inggris
FAM segera mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi situasi yang berkembang ini. Dalam pernyataan mereka, FAM menegaskan bahwa klaim yang dibuat oleh FIFA adalah tidak akurat.
FAM menyatakan, "Klaim bahwa para pemain memperoleh atau mengetahui dokumen palsu tidak berdasar karena sejauh ini belum ada bukti kuat yang diajukan." Mereka juga menegaskan bahwa semua tindakan dilakukan dengan itikad baik tanpa mengetahui dokumen yang diduga dipalsukan.
Adapun ketujuh pemain yang terkena dampak sanksi FIFA terdiri dari Facundo Garces, Imanol Machuca, Hector Hevel, Gabriel Palmero, Rodrigo Holgado, Joao Figueiredo, dan Jon Irazabal. Sanksi yang dijatuhkan menghadirkan banyak reaksi di kalangan penggemar sepak bola di Malaysia.
FAM diharuskan untuk mengajukan banding atas keputusan ini hingga 11 Oktober, proses yang tentunya bisa mempengaruhi citra sepak bola Malaysia di mata internasional.
Baca juga: Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Menang Besar atas Real Oviedo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: