Kekecewaan John Terry: Impian Menjadi Pelatih Chelsea yang Semakin Jauh
Mantan kapten Chelsea, John Terry, mengungkapkan kekecewaannya karena belum mendapatkan kesempatan untuk melatih. Pada usia 44 tahun, ia merasa impiannya menjadi pelatih klub yang dicintainya semakin sulit terwujud.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Setelah pensiun, Terry sempat menjadi asisten pelatih di Aston Villa, tetapi pencariannya untuk posisi manajer belum membuahkan hasil. Ia melihat rekan-rekannya telah sukses di dunia kepelatihan, sementara dirinya masih berjuang.
John Terry dikenal sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah Chelsea dan tim nasional Inggris. Selama kariernya, ia berhasil menyumbangkan 17 trofi untuk Chelsea sebelum mengakhiri karir bermainnya di Aston Villa.
Dengan rekam jejak mengesankan, Terry seharusnya memiliki peluang yang lebih besar untuk beralih ke dunia kepelatihan. Namun, nyatanya, banyak rekan-rekannya seperti Frank Lampard dan Steven Gerrard telah lebih dahulu mendapatkan kesempatan di klub-klub besar.
Baca juga: Real Madrid Kembali Bertemu Manchester City di Liga Champions 2025/2026
Setelah pensiun, Terry bergabung dengan Aston Villa sebagai asisten pelatih di bawah Dean Smith. Mereka berhasil membawa klub tersebut promosi ke Premier League, namun setelah musim panas 2021, Terry meninggalkan Villa dan mencari posisi manajer.
Meski telah dihubungkan dengan beberapa klub, termasuk Newcastle United, upayanya untuk mendapatkan posisi manajer belum membuahkan hasil. Pengalaman terbatasi ini menambah rasa frustrasi Terry.
Dalam sebuah wawancara, Terry mengungkapkan, 'Saya tidak tahu apakah impian itu akan terjadi. Itu satu-satunya mimpi terakhir saya di Chelsea.' Ia merasa bahwa pengalaman di Aston Villa seharusnya sudah cukup untuk mendapatkan peluang di tim lain.
Terry juga menyatakan, 'Namun, ketika orang mengatakan saya kurang pengalaman, sulit untuk dipahami.' Meskipun belum menyerah, ia mulai mengingatkan dirinya akan kenyataan bahwa menjadi pelatih Chelsea mungkin tidak lagi bisa dicapai.
Baca juga: Guardiola Akui Manchester City Kehilangan Kualitas Setelah Kekalahan dari Tottenham
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: