Portugal Kalah 0-2 dari Irlandia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Portugal mengalami kekalahan 0-2 menghadapi Irlandia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Aviva, Dublin, pada Jumat dini hari WIB.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Klub Prancis Lille
Cristiano Ronaldo menerima kartu merah dalam pertandingan ini, yang menambah kesulitan bagi tim Selecao das Quinas.
Pertandingan dibuka dengan Portugal terlihat berusaha mengancam pertahanan Irlandia. Di menit kedua, Ronaldo melewatkan kesempatan emas setelah tembakannya dapat ditepis oleh kiper Irlandia, Caoimhin Kelleher.
Gema sorakan penonton semakin menggema ketika Irlandia berhasil membuka keunggulan menit ke-17 lewat gol Troy Parrot, yang memanfaatkan umpan dari Liam Scales dan menyundul bola ke gawang.
Menjelang akhir babak pertama, Irlandia menggandakan kedudukan. Gol kedua Parrot menegaskan dominasi mereka, membawa skor menjadi 2-0 sebelum turun minum.
Baca juga: Olahraga Sebagai Sarana Self-Care: Meningkatkan Kesehatan Mental dan Emosional
Memasuki babak kedua, Portugal melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan performa. Namun, situasi semakin buruk ketika Ronaldo mengalami kartu merah pada menit ke-60 setelah mengfouling Dara O'Shea.
Wasit Glenn Nyberg, setelah melihat monitor VAR, mengubah keputusan dari kartu kuning menjadi kartu merah. Ronaldo meninggalkan lapangan dengan ekspresi kesal dan geram.
Pasca kartu merah Ronaldo, serangan Portugal menjadi semakin tumpul. Meskipun ada upaya di menit-menit akhir, tim tidak mampu mencetak gol balasan.
Kekalahan ini menambah tekanan pada Portugal dalam usaha mereka lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Meskipun masih memimpin Grup F dengan 10 poin, posisi mereka kini terancam oleh Hongaria dan Irlandia.
Portugal perlu mempersiapkan mental dalam menghadapi pertandingan tersisa agar bisa memastikan tempat di putaran final.
Baca juga: Zumba: Olahraga Serius atau Sekadar Hiburan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: