Kesejahteraan Atlet Menjadi Prioritas Utama dalam Olahraga Nasional
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kesejahteraan atlet harus menjadi fokus utama dalam pengembangan olahraga di Indonesia. Ini disampaikan dalam pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, di Istana Merdeka, Jakarta.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Meningkatkan Kebugaran di Rumah
Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan tiga arahan strategis yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para atlet, memberikan jalan bagi masa depan yang lebih baik bagi mereka.
Pada 25 November 2025, Prabowo Subianto menggarisbawahi pentingnya menjadikan kesejahteraan atlet sebagai prioritas dalam konteks olahraga Indonesia. Hal ini diutamakan untuk memastikan bahwa atlet tidak hanya berprestasi di arena tetapi juga sejahtera dalam kehidupannya.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menambahkan bahwa Presiden menginginkan agar beasiswa LPDP untuk atlet dialokasikan dengan tepat. Dia menyatakan, 'Bapak Presiden ingin memastikan kesejahteraan atlet itu menjadi prioritas.'
Baca juga: Olahraga Sebagai Sarana Self-Care: Meningkatkan Kesehatan Mental dan Emosional
Selanjutnya, dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menekankan perlunya ruang karir bagi atlet yang berprestasi, terutama di sektor pelayanan publik. Ini diharapkan dapat memberikan alternatif karir bagi atlet setelah mereka menyelesaikan kompetisi.
Presiden sedang meninjau ulang skema bonus untuk atlet yang berkompetisi di berbagai ajang bergengsi seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Hal ini nantinya akan dikonsultasikan dengan Kementerian Keuangan untuk mendapatkan kebijakan yang terbaik bagi atlet.
Sebagai bagian dari program penguatan sistem pembinaan, Presiden Prabowo memutuskan untuk membangun Pusat Olahraga Nasional yang dilengkapi dengan fasilitas asrama dan sarana latihan yang terintegrasi. Ini diharapkan dapat menjadi tempat yang baik untuk perkembangan atlet di Indonesia.
Menteri Erick Thohir juga menyebutkan bahwa lahan sebesar 300 hektare telah disiapkan untuk pembangunan pusat olahraga ini. 'Di situ juga ada fasilitas asrama, lalu ada sarana latihan dan semua kesehatan yang terbaik,' ujar Erick.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: