Pelatih Barcelona Kecewa Raphinha Tak Masuk Daftar Pemain Terbaik FIFA 2025
Hansi Flick, pelatih Barcelona, mengungkapkan kekecewaannya setelah Raphinha tidak terpilih dalam FIFA Best XI 2025. Penampilan cemerlang Raphinha tidak cukup untuk membuatnya masuk dalam daftar pemain terbaik dunia.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Winger asal Brasil ini telah menunjukkan performa yang luar biasa musim lalu dengan menyumbangkan total 34 gol dan 26 assist dalam 57 penampilan, membantu timnya meraih treble domestik dan mencapai semifinal Liga Champions.
Raphinha menjadi salah satu pilar penting bagi Barcelona musim lalu. Kontribusinya tak terbantahkan dengan jumlah gol dan assist yang signifikan, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh di tim.
Namun, penghargaan individu tampaknya tidak berpihak padanya. Hanya dua rekan setimnya, Pedri dan Lamine Yamal, yang berhasil masuk dalam daftar Tim Terbaik FIFA.
Baca juga: PSSI Konfirmasi Pembatalan Laga Uji Coba Timnas Indonesia Melawan Kuwait
Dalam sebuah wawancara, Hansi Flick memastikan bahwa ia sangat terkejut terhadap ketidakhadiran Raphinha dari daftar FIFA Best XI. Ia menegaskan, "FIFA Best XI itu sebuah lelucon. Sungguh tak bisa dipercaya karena Raphinha tidak ada di dalamnya."
Flick juga mempertanyakan logika di balik keputusan tersebut. Ia berpendapat, "Raphinha telah memberikan pengaruh yang luar biasa. Dia kan top skor di Liga Champions. Ini sungguh tak bisa dipercaya."
Raphinha tidak hanya menjadi pencetak gol, tetapi juga peraih assist yang membantu kesuksesan tim. Kualitas teknik dan kecepatan permainannya menjadikannya salah satu pemain kunci di lini depan Barcelona.
Flick menambahkan, "Dan yang paling penting itu pengaruh dia. Ini benar-benar sebuah lelucon. Saya tidak percaya karena dia tidak masuk. Setelah musim ini, dia pantas mendapatkannya."
Baca juga: Juventus Awali Serie A 2025/2026 dengan Kemenangan Melawan Parma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: