Yassine Bounou Antarkan Maroko ke Final Piala Afrika 2025
Kiper Maroko, Yassine Bounou, tampil gemilang dalam laga semifinal Piala Afrika 2025, mengunci kemenangan timnya atas Nigeria melalui adu penalti. Pertandingan yang berlangsung di Prince Moulay Abdellah Stadium ini berakhir dengan skor 4-2 setelah sebelumnya berimbang tanpa gol dalam waktu normal.
Baca juga: Senne Lammens Resmi Bergabung dengan Manchester United sebagai Solusi Penjaga Gawang
Dalam pertandingan yang menegangkan ini, Bounou berhasil menyelamatkan dua tendangan penalti lawan, termasuk penyelamatan luar biasa terhadap tendangan Bruno Onyemaechi. Kemenangan ini mengantarkan Maroko ke final Piala Africa pertama mereka sejak tahun 2004.
Pertandingan semifinal Piala Afrika 2025 mempertemukan Maroko dan Nigeria dalam duel yang sengit dan penuh tekanan. Meskipun Maroko mendominasi permainan, pertandingan berakhir tanpa gol selama waktu normal dan tambahan, sehingga harus ditentukan melalui adu penalti.
Suasana di Prince Moulay Abdellah Stadium begitu mendebarkan, dengan para pendukung Maroko memberikan dukungan penuh. Kedua tim menunjukkan determinasi tinggi, meskipun tekanan semakin meningkat seiring berjalannya waktu.
Baca juga: Drawing Liga Champions 2025-2026 Digelar di Monako
Yassine Bounou, yang lebih akrab disapa Bono, menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Kiper berusia 34 tahun ini berhasil menggagalkan dua tendangan penalti dari Nigeria, termasuk penyelamatan spektakuler dari Bruno Onyemaechi.
Penyelamatan yang dilakukan Bono sangat mengesankan, terutama saat ia menepis tendangan penalti Onyemaechi hanya dengan satu tangan. Ini menjadikannya dua penyelamatan krusial yang sangat berkontribusi pada keberhasilan tim.
Kemenangan ini membawa Maroko melaju ke final Piala Afrika 2025, di mana mereka akan berhadapan dengan Senegal. Senegal sebelumnya berhasil mengalahkan Mesir di semifinal lainnya.
Pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada Senin dini hari WIB di tempat yang sama, dan Maroko bertekad untuk meraih trofi juara Piala Afrika setelah penantian yang panjang sejak terakhir kali mencapai final pada tahun 2004.
Baca juga: Emil Audero Bahagia di Kemenangan Cremonese atas AC Milan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: