Piala Dunia 2026: Sepp Blatter Peringatkan Pentingnya Memperhatikan Keamanan di AS
Piala Dunia 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat menyimpan tanda tanya terkait keamanan bagi para pengunjung internasional. Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, memperingatkan penggemar untuk mempertimbangkan rencana perjalanan mereka selama acara besar tersebut.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Meningkatkan Kebugaran di Rumah
Sepp Blatter menegaskan bahwa situasi politik dan memanasnya kebijakan imigrasi di Amerika Serikat bisa menjadi faktor yang penting untuk diperhatikan. Dalam sebuah wawancara dengan pakar antikorupsi, Mark Pieth, mereka menyarankan agar penggemar sepak bola menunda perjalanan ke AS.
Blatter menyampaikan, 'Untuk para penggemar, hanya ada satu nasihat: jauhi AS! Saya pikir Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia ini.' Pengamat ini mengingatkan bahwa menonton dari rumah bisa jadi pilihan yang lebih aman dan nyaman.
Kekhawatiran juga datang dari pintu masuk imigrasi yang menjadi sorotan banyak pihak. Pieth menegaskan bahwa para wisatawan mungkin menghadapi risiko dipulangkan jika mereka tidak memenuhi kriteria yang diinginkan oleh petugas imigrasi.
Selain isu imigrasi, kondisi keamanan dalam negeri AS juga menjadi perhatian utama. Mark Pieth mengungkapkan bahwa ketegangan politik saat ini dan tindakan hukum oleh agen imigrasi bisa mengurangi minat para penggemar untuk mengunjungi negara tersebut.
Baca juga: Manchester United Terkecoh oleh Grimsby Town di Piala Liga Inggris
'Setibanya di sana, para penggemar harus siap jika mereka tidak menyenangkan petugas, mereka bisa langsung dipulangkan dengan penerbangan berikutnya,' tandas Pieth. Ini menggambarkan potensi risiko yang bisa dialami oleh pengunjung.
Dalam konteks ini, penting bagi penggemar untuk menyiapkan dokumen dan kepatuhan hukum sebelum mempertimbangkan perjalanan ke Amerika Serikat.
Dalam merespons situasi yang berpotensi merugikan reputasi acara ini, Pemerintah AS berupaya mengurangi kekhawatiran dengan memperkenalkan sistem 'FIFA Priority Appointment Scheduling System (FIFA PASS)'. Sistem ini akan memberikan prioritas dalam jadwal wawancara bagi para pemegang tiket Piala Dunia.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya terhadap keselamatan pengunjung. Mereka memastikan bahwa semua pemegang visa diharuskan mematuhi hukum setempat dan harus meninggalkan AS setelah acara rampung.
Mantan Presiden Donald Trump juga menjamin bahwa pihaknya berusaha semaksimal mungkin untuk menjamin keselamatan serta keamanan penggemar yang berasal dari seluruh penjuru dunia.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Perkenalkan Dua Pemain Baru: Federico Barba dan Thom Haye
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: