BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 13:59 WIB

Insiden Pelemparan Flare di Pertandingan Cremonese dan Inter Milan Berujung Luka Serius

Insiden Pelemparan Flare di Pertandingan Cremonese dan Inter Milan Berujung Luka SeriusInsiden Pelemparan Flare di Pertandingan Cremonese dan Inter Milan Berujung Luka Serius

Emil Audero, kiper Cremonese, menjadi korban pelemparan flare oleh suporter Inter Milan saat pertandingan di Stadion Giovanni Zini pada 1 Februari 2026.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Akibat insiden ini, seorang suporter mengalami kecelakaan tragis dan kehilangan tiga jari setelah ledakan flare.

Kronologi Kejadian

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini pada babak kedua diwarnai oleh insiden yang mengejutkan. Flare yang dilempar dari tribun suporter Inter Milan meledak di dekat kiper Emil Audero, menciptakan kepulan asap putih.

Ledakan tersebut membuat Emil terjatuh, dan pihak wasit terpaksa menghentikan permainan sejenak untuk menangani keadaan darurat tersebut. Tim medis segera bergegas memberikan pertolongan pertama, terlihat adanya luka robek di paha kanannya dan gangguan pada telinganya.

Keberanian Emil terlihat ketika ia memilih untuk melanjutkan pertandingan meskipun mengalami cedera serius. Sikap profesionalismenya menjadi sorotan, mengingat risiko yang dia hadapi.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan

Respon Tim Medis dan Pemulihan Emil

Setelah insiden tersebut, kondisi Emil Audero dinyatakan stabil berdasarkan informasi dari sumber dekat klub. Ia memutuskan untuk tetap di lapangan dan berkontribusi bagi tim, meski dalam keadaan tertekan.

Meskipun harus mendapatkan perawatan, Emil menunjukkan dedikasi yang tinggi sebagai kiper Timnas Indonesia, terus berjuang demi timnya. Penanganan dari tim medis datang segera setelah insiden, namun keputusan untuk tetap bermain adalah pilihan pribadi yang berisiko.

Evaluasi lanjutan akan dilakukan untuk memastikan apakah ada cedera serius lainnya yang mungkin tidak terlihat pada saat itu.

Tindak Pidana dan Konsekuensi untuk Inter Milan

Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian melaporkan telah mengidentifikasi sosok yang diduga melempar flare. Individu tersebut akan ditangkap setelah mendapatkan perawatan medis karena kehilangan tiga jari akibat ledakan.

Dampak dari insiden ini tidak hanya dirasakan oleh individu yang terlibat, tapi juga oleh klub Inter Milan. Mereka menghadapi kemungkinan sanksi administratif, termasuk denda dan pembatasan jumlah suporter yang dapat hadir pada laga tandang.

Sebagai langkah pencegahan, penutupan sebagian tribun di Stadion Giuseppe Meazza juga direncanakan untuk menghindari terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Baca juga: Persib Bandung Resmi Perkenalkan Dua Pemain Baru: Federico Barba dan Thom Haye

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Insiden Pelemparan Flare di Pertandingan Cremonese dan Inter Milan Berujung Luka Serius

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!