Keuntungan Bagi Ratchaburi Usai Kartu Merah Persib Bandung
Pelatih Ratchaburi FC, Worrawoot Srimaka, mengungkapkan bahwa kartu merah yang diterima Uilliam Barros dari Persib Bandung menawarkan keuntungan strategis bagi timnya dalam laga leg kedua 16 besar AFC Champions League Two.
Baca juga: Zumba: Olahraga Serius atau Sekadar Hiburan?
Kartu merah terjadi setelah Barros melakukan tekel berbahaya yang membuat Persib harus bermain dengan sepuluh orang sejak injury time babak pertama.
Worrawoot Srimaka menyatakan bahwa kartu merah memberikan kemudahan bagi timnya saat menghadapi tekanan dari Persib. "Ini pertandingan yang sulit. Lawan bermain dengan banyak tekanan dan tim kami sempat sedikit gugup," ujarnya.
Setelah insiden tersebut, Ratchaburi mampu mengatur permainan dengan lebih baik dan mengurangi tekanan dari lawan. "Tetapi kami mampu kembali ke dalam permainan. Poin paling penting adalah kartu merah. Ketika mereka mendapat kartu merah, permainan menjadi lebih mudah bagi kami," tambahnya.
Baca juga: Janice Tjen Ciptakan Sejarah di US Open 2025
Kartu merah Uilliam Barros membuat usaha Persib untuk membalikkan keadaan menjadi semakin sulit. Dengan tetap unggul 1-0 berkat gol Andrew Jung, ketidakhadiran Barros yang merupakan salah satu pemain kunci membuat beban tim semakin berat.
Meski bermain dengan sepuluh orang, Persib terus berusaha menekan Ratchaburi. Namun, kekurangan jumlah pemain dan kondisi fisik yang menurun membuat upaya mereka untuk membongkar pertahanan Ratchaburi sangat terbatas.
Di situasi yang menantang ini, pelatih Worrawoot memberikan penilaian terhadap performa timnya. "Soal pertandingan hari ini, meskipun kami kalah, kami tetap bisa menerima hasilnya. Kami tidak bisa bermain seperti di leg pertama karena jadwal kami sangat padat," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, "Secara fisik, kondisi pemain tidak seperti di pertandingan pertama. Itulah mengapa permainan kami hari ini sedikit lebih lambat. Tujuan kami datang ke sini adalah menjaga hasil dan memastikan lolos ke babak berikutnya."
Baca juga: Proses Naturalisasi Dua Pemain Calon Anggota Timnas Indonesia Menuju Warga Negara Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: