Kehebohan Keputusan VAR di Laga Tottenham vs Crystal Palace
Pertandingan antara Tottenham Hotspur dan Crystal Palace pada dini hari WIB, 6 Maret 2026, diwarnai oleh keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang mengejutkan sejumlah pihak.
Baca juga: Olahraga Ringan untuk Menjaga Kebugaran di Tempat Kerja
Gol Ismaila Sarr dari Crystal Palace dibatalkan setelah VAR menyatakan posisi offside yang hanya terlihat dari penilaian ketat terhadap wajahnya.
Pertandingan berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur, di mana Crystal Palace berperan sebagai tim tamu. Gol yang dicetak Ismaila Sarr pada menit ke-29 seharusnya membawa timnya unggul, namun VAR mengambil keputusan lain.
Proses tinjauan VAR memakan waktu yang cukup lama dan akhirnya menyatakan bahwa Sarr dalam posisi offside berdasarkan analisis yang dilakukan. Hal ini menimbulkan reaksi beragam di kalangan penggemar yang memanfaatkan media sosial.
Beberapa pengguna X bahkan mengedit foto Sarr tanpa hidung untuk menyoroti situasi unik ini. Kejadian ini menciptakan diskusi hangat mengenai keakuratan teknologi VAR di dunia sepak bola.
Baca juga: Dominasi Marc Marquez Menuju Gelar Juara Dunia MotoGP 2025
Setelah insiden VAR, Tottenham Hotspur berhasil mencetak gol dan unggul 1-0 melalui Dominic Solanke pada menit ke-34. Gol tersebut lahir dari umpan tarik Archie Gray yang diakhiri dengan penyelesaian yang baik.
Situasi sempat memanas ketika Crystal Palace diberikan kesempatan penalti setelah Micky van de Ven dilaporkan menarik Sarr. Wasit memberikan kartu merah kepada van de Ven terkait pelanggaran tersebut.
Sarr, yang menjadi eksekutor penalti, mampu melaksanakan tugasnya dengan tenang dan berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 di menit ke-40. Drama ini semakin menambah intensitas pertandingan.
Tottenham Hotspur mengalami blunder di lini belakang yang dimanfaatkan Adam Wharton yang memberikan assist kepada Jorgen Strand Larsen. Gol yang dicetak Larsen di masa injury time membuat skor berubah menjadi 2-1 untuk Crystal Palace.
Tak lama kemudian, Crystal Palace menambah keunggulan menjadi 3-1 berkat gol kedua Sarr yang berhasil menjebol gawang Tottenham di depan kiper Guglielmo Vicario. Dengan demikian, Tottenham terpuruk di peringkat ke-16 klasemen.
Di akhir laga, Crystal Palace berakhir di posisi 13 dengan 38 poin, sementara Tottenham mendekati zona degradasi dengan koleksi 29 poin.
Baca juga: Guardiola Akui Manchester City Kehilangan Kualitas Setelah Kekalahan dari Tottenham
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: