Aitana Bonmati sukses meraih Ballon d’Or Wanita 2025, menjadi pemain pertama yang memenangkan penghargaan tersebut tiga kali berturut-turut sejak diperkenalkan pada 2018.
Baca juga: Senne Lammens Resmi Bergabung dengan Manchester United sebagai Solusi Penjaga Gawang
Kemenangan ini bukan hanya pencapaian individu, tetapi juga memperkuat Barcelona sebagai kekuatan dominan dalam sepak bola wanita.
Prestasi dan Dominasi Aitana Bonmati
Aitana Bonmati, gelandang berdedikasi dari tim Barcelona dan timnas Spanyol, meraih Ballon d'Or Wanita pada 2025 dalam acara gala yang berlangsung di Theatre du Chatelet, Paris.
Meskipun musim lalu tidak sepenuhnya optimal bagi timnya, di mana Spanyol kalah dari Inggris di final Euro 2025 dan Barcelona mengalami kekalahan oleh Arsenal di final Liga Champions, Bonmati tetap menunjukkan performa luar biasa.
Ia dinyatakan sebagai Pemain Terbaik di Euro 2025 dan Pemain Terbaik Liga Champions, yang menunjukkan konsistensi dan kualitas tinggi yang dimilikinya.
Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan
Dominasi Barcelona dalam Penghargaan Ballon d’Or
Kemenangan Bonmati memperpanjang dominasi Barcelona dalam penghargaan Ballon d’Or Wanita, setelah Alexia Putellas sebelumnya meraih dua edisi beruntun.
Dengan keberhasilan ini, trofi Ballon d’Or Wanita kini telah berada di tangan pemain Barcelona selama lima tahun berturut-turut, menunjukkan kekuatan tim tersebut dalam sepak bola wanita.
Hal ini menandakan bahwa Barcelona tidak hanya menghasilkan pemain-pemain berkualitas, melainkan juga membangun reputasi sebagai klub yang mampu mempertahankan prestasi.
Peringkat dan Penghargaan Lainnya
Dalam perhelatan Ballon d'Or Wanita 2025, rekan setim Bonmati, Mariona Caldentey, berhasil meraih posisi kedua setelah menunjukkan performa gemilang di Arsenal.
Sementara itu, Alessia Russo menempati posisi ketiga setelah berhasil meraih gelar Eropa baik di level klub maupun bersama tim nasional Inggris.
Selain itu, lima pemain dari tim Lionesses berhasil masuk ke dalam sepuluh besar, mencerminkan kekuatan sepak bola wanita di Inggris.
Baca juga: Janice Tjen Mengakhiri Perjalanan di US Open 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: