Senin, 06 OKTOBER 2025 • 20:25 WIB

Drama Sanksi FIFA Terhadap Timnas Malaysia: Tujuh Pemain Terjerat Kasus Naturalisasi Palsu

Author

Drama Sanksi FIFA Terhadap Timnas Malaysia: Tujuh Pemain Terjerat Kasus Naturalisasi Palsu

Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) sedang menanti hasil banding atas sanksi yang diterima dari FIFA terkait dugaan naturalisasi palsu yang melibatkan tujuh pemain Timnas Malaysia.

Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung

Sanksi tersebut mencakup larangan bermain selama 12 bulan serta denda mencapai 350.000 Swiss Franc atau sekitar Rp 7,3 miliar, yang tentunya berpotensi merugikan partisipasi Malaysia di kancah internasional.

Latar Belakang Kasus Naturalisasi

Kasus ini muncul setelah FIFA mendapati adanya pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi beberapa pemain Timnas. Pemain yang terlibat antara lain Gabriel Felipe Arrocha dan Facundo Tomas Garces, yang kini harus menunggu nasib mereka karena larangan bermain tersebut.

Denda yang ditetapkan juga cukup besar, yaitu 350.000 Swiss Franc, mengingatkan FAM tentang tanggung jawab yang harus dipenuhi. Sanksi ini memberi dampak serius bagi aktivitas sepakbola di Malaysia, terutama untuk mengikuti turnamen internasional mendatang.

Baca juga: Persib Bandung Siapkan Pengumuman Transfer Thom Haye

Pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA

FIFA menerapkan Pasal 22 Kode Disiplin yang mengatur tentang sanksi bagi pelanggaran terkait pemalsuan dokumen dalam dunia sepakbola. Pelanggaran ini berakibat pada denda dan larangan bertanding, yang membawa konsekuensi luas bagi klub dan asosiasi yang terlibat.

"Siapa pun dalam kegiatan yang berhubungan dengan sepak bola, memalsukan dokumen, memalsukan dokumen asli, atau menggunakan dokumen palsu atau yang dipalsukan akan dikenakan sanksi denda dan larangan bermain minimal enam pertandingan atau untuk jangka waktu tertentu minimal 12 bulan," diungkapkan dalam regulasi tersebut.

Proses Banding dan Tanggapan FAM

FAM memiliki batas waktu hingga 6 Oktober 2025 untuk mengajukan banding atas keputusan yang dijatuhkan FIFA. Jika banding ditolak, FAM akan melanjutkan proses ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) demi mencari keadilan bagi para pemain.

Meskipun FAM mengakui ada kesalahan teknis dalam pengisian dokumen, mereka tetap berkeyakinan bahwa status para pemain adalah sah. FAM menunjukkan tekad untuk mempertahankan haknya dan berupaya menyelesaikan masalah ini sebaik mungkin.

Baca juga: Dominasi Marc Marquez Menuju Gelar Juara Dunia MotoGP 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU