Rumor penjualan Manchester United kembali mencuat, menarik perhatian para penggemar dan analis sepak bola. Kabar ini muncul setelah Turki Al-Sheikh, seorang petinggi Arab Saudiyang juga terlibat dalam acara tinju, mencuit mengenai tahap terbaru dalam kesepakatan penjualan klub.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Gabung Timnas Indonesia, Siap Hadapi Piala Dunia 2026
Dalam cuitannya di platform sosial X, Al-Sheikh menegaskan, "Berita terbaik yang saya dengar hari ini adalah bahwa Manchester United kini berada di tahap lanjutan untuk menyelesaikan kesepakatan menjual klub ke investor baru."
Status Manchester United Saat Ini
Saat ini, Manchester United dimiliki oleh Keluarga Glazer, dengan sebagian saham yang dipegang oleh Sir Jim Ratcliffe, pemilik INEOS. Ratcliffe berhasil mengalahkan Sheikh Jassim Bin Hamad Al-Thani dari Qatar dalam membeli saham klub pada tahun 2023.
Dengan posisi tersebut, Ratcliffe kini memegang kendali operasional klub dan menerapkan sejumlah kebijakan baru. Kebijakan ini mencakup restrukturisasi anggaran dan rencana pembangunan stadion baru yang diharapkan dapat meningkatkan pengalaman bagi para penggemar.
Baca juga: Proses Naturalisasi Dua Pemain Calon Anggota Timnas Indonesia Menuju Warga Negara Indonesia
Belanja Pemain Meski Rumor Beredar
Meskipun spekulasi mengenai penjualan klub terus beredar, Manchester United tetap aktif di bursa transfer. Pada musim panas lalu, klub ini menghabiskan lebih dari 200 juta paun untuk merekrut beberapa pemain baru termasuk Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Sesko.
Tindakan ini mencerminkan komitmen Manchester United untuk meningkatkan performa tim, yang saat ini belum sesuai harapan di Liga Inggris. Belanja pemain ini menjadi tanda bahwa klub berupaya untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Performa Tim di Liga Inggris
Di bawah arahan manajer Ruben Amorim, performa Manchester United belakangan ini masih bisa dikatakan kurang memuaskan. Saat ini mereka berada di peringkat 10 klasemen Liga Inggris, dengan hasil dari tujuh laga, termasuk tiga kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada investasi baru melalui belanja pemain, klub masih memerlukan dana tambahan dan strategi yang lebih baik untuk meraih hasil yang lebih signifikan di liga.
Baca juga: Guardiola Akui Manchester City Kehilangan Kualitas Setelah Kekalahan dari Tottenham
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: