Senin, 13 OKTOBER 2025 • 17:48 WIB

Patrick Kluivert di Bawah Tekanan Pasca Kekalahan dari Irak: Jesus Casas Jadi Calon Pengganti?

Author

Patrick Kluivert di Bawah Tekanan Pasca Kekalahan dari Irak: Jesus Casas Jadi Calon Pengganti?

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, kini berada dalam posisi sulit setelah kekalahan dari Timnas Irak yang mengakhiri impian Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Bertekad Kalahkan Semua Lawan di Kualifikasi Piala Asia 2026

Kekalahan tipis 1-0 ini membuat publik menjagokan Jesus Casas, pelatih Timnas Irak, sebagai calon pengganti Kluivert berkat prestasi mengesankannya.

Kekalahan Indonesia di Piala Dunia 2026

Laga Timnas Indonesia melawan Timnas Irak berakhir dengan kekalahan tipis 1-0. Gol tunggal yang dicetak oleh Zidane Iqbal di menit ke-76 membuat Indonesia tersisih dari kompetisi, menciptakan reaksi negatif di kalangan penggemar.

Kekalahan ini sangat mengecewakan bagi tim Garuda yang sebelumnya mendapat dukungan besar untuk bisa melangkah jauh di Piala Dunia 2026. Patrick Kluivert, pelatih yang diharapkan dapat membawa perubahan, kini menjadi pusat perhatian dengan seruan untuk mundur.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Targetkan Kiper Baru Sebelum Penutupan Bursa Transfer

Siapa Jesus Casas?

Jesus Casas Garcia, pelatih asal Spanyol, memiliki rekam jejak yang cukup luar biasa dalam dunia sepak bola, terutama di level Asia. Karir kepelatihannya dimulai di tim muda Cadiz dan berlanjut ke tim amatir di Spanyol.

Casas mengembangkan kemampuannya lebih lanjut ketika menjadi asisten pelatih Timnas Spanyol di bawah Luis Enrique, di mana ia memperoleh wawasan berharga dalam manajemen dan strategi tim.

Prestasi Jesus Casas yang Mengesankan

Sebagai pelatih kepala Timnas Irak, Casas berhasil meraih gelar juara Piala Teluk 2023, sebuah pencapaian penting bagi Irak yang telah menunggu sejak 1988. Keberhasilan ini jelas menegaskan kualitasnya sebagai pelatih yang dapat memberikan hasil.

Ia juga membawa Timnas Irak lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 sebelum ditaklukkan oleh Palestina, menunjukkan kemampuannya dalam mengembangkan potensi maksimal tim. Meskipun dipecat setelah kegagalan tersebut, banyak yang memahami prestasinya sebagai pelatih sangat patut diapresiasi.

Baca juga: Juventus Awali Serie A 2025/2026 dengan Kemenangan Melawan Parma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU