Persija Jakarta sukses meraih kemenangan 2-0 atas PSIM Yogyakarta dalam rangka merayakan ulang tahun ke-97, pada pekan ke-14 Super League 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat malam.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Kemenangan ini semakin memantapkan posisi Persija di peringkat kedua klasemen, dengan perolehan 29 poin, terpaut empat poin dari Borneo FC yang saat ini memimpin.
Dominasi Persija di Babak Pertama
Selama babak pertama, Persija menunjukkan penguasaan permainan meskipun tidak mampu mengubah peluang menjadi gol. Ezequiel Vidal dari PSIM sempat memberikan ancaman dengan tendangan bebas pada menit ke-12, namun berhasil diselamatkan oleh kiper Andritany Ardhiyasa.
Persija mendapatkan beberapa peluang penting, seperti sundulan dari Eksel Runtukahu yang meleset di sisi kiri gawang PSIM. Tidak lama kemudian, Emaxwell Souza mencoba peruntungannya dengan tembakan keras dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melayang di atas mistar.
Meskipun menciptakan beberapa peluang, Persija tampak kesulitan menerobos pertahanan PSIM hingga menit ke-34, ketika Witan Sulaeman gagal memanfaatkan kesempatan bebas di dalam kotak penalti.
Baca juga: Emil Audero Bahagia di Kemenangan Cremonese atas AC Milan
Gol Pertama yang Ditunggu-Tunggu
Tekanan yang terus dilakukan Persija berbuah manis ketika akhirnya mereka berhasil mencetak gol pada menit ke-77. Witan Sulaeman mengirim umpan ciamik yang diselesaikan dengan baik oleh Emaxwell Souza, membawa Persija unggul 1-0.
Gol ini semakin membakar semangat para pemain untuk berusaha lebih keras. Mereka terus menggedor pertahanan lawan dan menciptakan lebih banyak peluang.
Pada masa injury time, Persija menambah keunggulan menjadi 2-0 berkat Allano Brendon yang berhasil memanfaatkan umpan dari Maxwell untuk menaklukkan gawang Khairul Fikri di detik-detik akhir pertandingan.
Susunan Pemain dan Statistik Pertandingan
Dalam pertandingan ini, Persija Jakarta menerapkan skema 3-5-2, dengan Andritany Ardhiyasa sebagai kiper utama. Para pemain andalan seperti Witan Sulaeman dan Emaxwell Souza tampil cukup gemilang di lapangan.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta menggunakan formasi 4-5-1, namun mengalami tekanan yang konstan dari tim tuan rumah. Meskipun sempat menciptakan beberapa peluang, mereka tidak mampu menjebol gawang Persija.
Dengan hasil ini, Persija Jakarta semakin mendekat pada puncak klasemen, menjadikan mereka salah satu kontender kuat dalam persaingan Super League musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: