Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan bahwa skema bonus bagi atlet SEA Games Thailand 2025 masih dalam peninjauan oleh Kementerian Keuangan. Peninjauan ini meliputi bonus untuk atlet yang meraih medali emas, perak, dan perunggu pada ajang tersebut.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Erick berharap skema bonus tersebut dapat disampaikan kepada Kemenkeu dalam waktu dekat. Penyesuaian nominal bonus juga akan dilakukan berdasarkan prestasi atlet di berbagai nomor pertandingan.
Proses Peninjauan Bonus Atlet
Menteri Erick menjelaskan bahwa skema bonus saat ini sedang diajukan kepada pihak berwenang. Ia berharap agar dalam satu atau dua hari ke depan, skema tersebut bisa segera disampaikan ke Kementerian Keuangan.
Mengacu pada instruksi Presiden, Erick menekankan pentingnya komitmen pemerintah untuk memenuhi hak atlet berprestasi. 'Ya memang kami sedang tadi saya sampaikan mengajukan sesuai instruksi Presiden kepada pihak yang berwenang,' katanya.
Baca juga: Thom Haye Resmi Bergabung dengan Persib Bandung, Gaji Jadi Topik Perbincangan
Penyesuaian Nominal Bonus
Dalam keterangannya, Menpora juga membicarakan adanya penyesuaian bonus berdasarkan medali yang diraih. 'Sesuai dengan janji Presiden Prabowo Subianto yakni akan memberikan Rp1 miliar kepada para atlet yang berhasil menggondol emas,' jelas Erick.
Meskipun rincian skema bonus belum dapat dipastikan, penyesuaian ini akan mempertimbangkan nomor pertandingan yang diikuti atlet. Hal ini diharapkan dapat memotivasi atlet untuk lebih berprestasi di SEA Games mendatang.
Pengelolaan Bonus untuk Masa Depan
Erick menegaskan bahwa bonus akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet. Dia menyarankan agar para atlet mengelola bonus dengan bijak untuk masa depan mereka.
'Kami juga mohon kepada anak-anak saya, adik-adik atlet, benar-benar ditabung (uang bonus). Ini untuk masa depan,' katanya, menunjukkan perhatian pemerintah terhadap keuangan atlet muda.
Baca juga: Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: