Minggu, 11 JANUARI 2026 • 21:54 WIB

PSSI Berikan Respon Terhadap Gol Kontroversial di Liga 2

Author

PSSI Berikan Respon Terhadap Gol Kontroversial di Liga 2

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menyampaikan tanggapan terkait gol kontroversial yang diciptakan oleh Garudayaksa FC saat melawan FC Bekasi City dalam laga Liga 2 2025-2026.

Baca juga: Korea Selatan U-23 Bertekad Kalahkan Semua Lawan di Kualifikasi Piala Asia 2026

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, berakhir dengan skor imbang 1-1 pada Sabtu (10/1/2026).

Proses Gol Kontroversial

Gol yang dicetak oleh Obet Choiri pada menit ke-33 berawal dari situasi sepak pojok yang diambil oleh Feby Eka Putra.

Dalam tayangan pertandingan, terlihat bahwa bola tidak sepenuhnya berada di dalam area sudut saat tendangan dilakukan, meskipun wasit Mansyur tetap mengesahkan gol tersebut.

Keputusan ini memicu banyak pertanyaan di kalangan pengamat, terutama karena tidak ada klarifikasi dari VAR mengenai posisi bola saat itu.

Baca juga: Olahraga Sebagai Sarana Self-Care: Meningkatkan Kesehatan Mental dan Emosional

Reaksi PSSI

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menekankan pentingnya bagi Komite Wasit untuk mengkaji kembali kejadian tersebut.

"Ini yang kami minta kepada teman-teman Komite Wasit untuk dievaluasi," ungkapnya saat konferensi pers di Jakarta.

Sebagai langkah pencegahan, PSSI berencana mengimplementasikan VAR pada Championship 2025-2026, teknologi yang sebelumnya tidak diterapkan di liga ini.

Pentingnya Kerjasama Wasit dan VAR

Arya Sinulingga menegaskan bahwa keberadaan VAR sangat penting sebagai alat bantu untuk wasit dalam menciptakan pertandingan yang lebih fair.

"Karena VAR dihadirkan untuk membuat pertandingan lebih fair dan bisa dinikmati dengan baik," tambahnya.

Ia juga mengingatkan akan pentingnya koordinasi antara wasit utama dan petugas VAR untuk mencegah keputusan yang merugikan satu tim.

Baca juga: Persib Bandung Resmi Perkenalkan Dua Pemain Baru: Federico Barba dan Thom Haye

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU