Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyatakan bahwa kemungkinan menurunkan skuad terbaik di Piala AFF 2026 sangat kecil, terutama untuk beberapa pemain kunci.
Baca juga: Zumba: Olahraga Serius atau Sekadar Hiburan?
Hal ini disebabkan oleh tidak adanya jendela FIFA Matchday, sehingga klub tidak diwajibkan untuk melepas pemain mereka.
Tantangan Pemanggilan Pemain
Herdman mengungkapkan, 'Tidak ada FIFA window, jadi pemain-pemain yang bermain di Serie A [Jay Idzes dan Emil Audero] atau Bundesliga [Kevin Diks] kemungkinan tidak bisa bergabung.'
Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia, yang harus menghadapi persaingan di level tinggi tanpa beberapa pemain andalan.
Herdman juga mengingatkan bahwa setiap tim yang akan berkompetisi di Piala AFF merupakan lawan yang berpotensi berat. 'Saya rasa ini adalah peluang nyata dengan skuad yang kami miliki,' tandasnya.
Baca juga: Proses Naturalisasi Dua Pemain Calon Anggota Timnas Indonesia Menuju Warga Negara Indonesia
Kondisi Menjelang Piala AFF
Ketatnya persaingan menjadi salah satu fokus utama Herdman, yang menilai bahwa semua tim hadir dengan kekuatan yang hampir setara. 'Artinya, semua tim akan bermain di level yang sama,' ujarnya.
Dinamika kompetisi di Eropa yang dimulai pada bulan Agustus juga berpotensi mengganggu persiapan Timnas Indonesia, yang berlangsung bersamaan dengan Piala AFF.
Dari situasi ini, Herdman sedang mempertimbangkan berbagai strategi untuk memaksimalkan potensi tim di tengah keterbatasan yang ada.
Harapan Timnas Indonesia
Meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan, Herdman tetap optimistis. 'Dan kami ingin mengambil kesempatan itu untuk menjadi tim Indonesia pertama yang mengangkat trofi di Piala AFF,' ungkapnya.
Harapan ini mencerminkan semangat juang tim meski tidak semua hal berjalan ideal.
Dukungan dari seluruh pihak menjadi sangat vital dalam menghadapi kompetisi ini, dan Herdman berharap semua pemangku kepentingan dapat bersinergi demi satu tujuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: