Sukses besar bagi tim sepak bola Senegal meraih gelar juara Piala Afrika 2025 diwarnai dengan insiden mogok yang dilakukan oleh para pemain sehari sebelum laga puncak.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Imbang 0-0 Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Protes yang muncul setelah pembatalan gol menjadi pemicu bagi tim untuk mengambil langkah drastis selama pertandingan melawan Maroko.
Adu Skill di Panggung Final
Pertandingan final antara Senegal dan Maroko berlangsung di Stadion Prince Moulay Abdellah. Saat skor masih imbang 0-0 menjelang akhir waktu normal, semua mata tertuju pada kedua tim yang berjuang keras.
Senegal tampak memiliki momentum saat mencetak gol, namun sayangnya gol tersebut dibatalkan oleh wasit Jean Jacquea Ndala karena dinilai terjadi pelanggaran oleh Abdoulaye Seck terhadap Achraf Hakimi.
Pemandangan protes keras dari para pemain Senegal mengemuka, memaksa mereka meminta wasit untuk menggunakan video assistant referee (VAR), namun harapan mereka tak diindahkan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool
Keputusan Kontroversial dan Mogok Pemain
Setelah insiden pembatalan gol, situasi memanas saat Maroko memperoleh penalti setelah El Hadji Diouf dinyatakan melakukan pelanggaran. Protes kembali muncul meski tayangan ulang menunjukkan adanya pelanggaran yang sah.
Pelatih Pape Thiaw mengusulkan para pemain untuk mogok dan menepi dari pertandingan sebagai bentuk protes. Namun, ada perdebatan di antara pemain, di mana beberapa merasa perlu melanjutkan permainan.
Tak lama setelah pencetusan mogok, situasi menjadi tegang di bench Senegal, dengan beberapa pemain berusaha meyakinkan tim untuk kembali ke lapangan.
Kembalinya Tim dan Momen Bersejarah
Aksi heroik muncul dari Sadio Mane, yang berinisiatif untuk mengajak rekan-rekannya kembali bermain setelah lebih dari 15 menit terhenti. Keputusan ini dianggap penting mengingat tekanan yang dihadapi tim.
Akhirnya, sebelas pemain Senegal kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan. Di menit-menit terakhir, Pape Gueye mencetak gol krusial yang memastikan Senegal meraih juara Piala Afrika 2025.
Gelaran ini menandai kemenangan kedua Senegal di ajang bergengsi tersebut, menjadi cerita yang tak terlupakan bagi penggemar sepak bola.
Baca juga: Zumba: Olahraga Serius atau Sekadar Hiburan?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: