FIFA baru saja mengeluarkan ranking sepak bolanya per 19 Januari 2026, dan Indonesia tetap berada di urutan ke-122 tanpa perubahan. Dengan total 1144,73 poin, Indonesia masih kalah dari Malaysia yang menempati posisi ke-121.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Timnas Indonesia belum menjalani laga resmi sejak Oktober 2025, yang mengakibatkan stagnasi poin dan berujung pada kekecewaan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak membuat PSSI memutuskan untuk mengganti pelatih dan stafnya.
Kondisi Terkini Timnas Indonesia
Sejak terakhir kali bertanding pada Oktober 2025, Timnas Indonesia belum mendapatkan kesempatan untuk bermain di laga resmi. Keterhentian ini menjadi faktor utama yang menyebabkan stagnan dalam perolehan poin dan peringkat FIFA.
Indonesia mengalami dua kekalahan dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, yaitu 2-3 melawan Arab Saudi dan 0-1 terhadap Irak. Hasil buruk ini menjadi pemicu bagi PSSI untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap performa tim.
Sebagai hasilnya, PSSI membuat keputusan signifikan dengan memecat Patrick Kluivert beserta seluruh staf pelatih. Keputusan ini diambil untuk mempersiapkan langkah baru dan menghadapi tantangan selanjutnya.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal untuk Pemula
Dampak dari Taktik Penundaan Pertandingan
Setelah pemecatan pelatih, kursi kepelatihan Timnas Indonesia dibiarkan kosong selama dua bulan. Selama fase tersebut, tidak ada pertandingan resmi yang diadakan, yang semakin memperburuk situasi tim.
November 2025 seharusnya menjadi waktu bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam FIFA Matchday, namun hal tersebut tidak terlaksana. Sebagai alternatif, Timnas U-23 mengadakan laga uji coba melawan Mali.
Keberadaan laga uji coba meskipun penting, tidak sebanding dengan pertandingan resmi dalam memberikan poin untuk ranking FIFA. Ini menunjukkan betapa krusialnya kontinuitas pertandingan bagi keberhasilan tim.
Perbandingan dengan Negara-Negara ASEAN
Dalam ranking terbaru yang diumumkan, tidak ada perubahan signifikan untuk negara-negara ASEAN lainnya. Thailand tetap bertahan di posisi ke-96, sementara Vietnam mengalami penurunan satu tingkat di posisi ke-108.
Sementara itu, tiga besar ranking FIFA masih diisi oleh Spanyol, Argentina, dan Prancis. Negara Maroko yang sukses mencapai final Piala Afrika 2026 telah naik ke urutan ke-8, menunjukkan kemajuan mereka.
Masalah yang dihadapi Indonesia menjadi sorotan dalam konteks perkembangan sepak bola di Asia Tenggara. Persepsi dan harapan akan perbaikan di masa depan sangat penting untuk pemulihan performa tim.
Baca juga: Juventus Awali Serie A 2025/2026 dengan Kemenangan Melawan Parma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: