Bulutangkis menjadi salah satu olahraga yang paling digemari di Indonesia, namun tidak semua orang memahami aturan dasarnya. Dengan mengetahui aturan-aturan ini, pengalaman bermain akan semakin menyenangkan dan meningkatkan skill para pemain.
Baca juga: Real Madrid Kembali Bertemu Manchester City di Liga Champions 2025/2026
Artikel ini akan mengulas berbagai aturan penting dalam bulutangkis yang perlu diketahui oleh para pemain dan penikmat olahraga ini. Mari kita mulai dengan informasi mendasar yang sebaiknya diperhatikan setiap kali bermain.
Ukuran Lapangan dan Net
Ukuran lapangan bulutangkis menjadi salah satu aspek krusial dalam permainan. Untuk pertandingan ganda, ukuran lapangan adalah 6,1 m x 13,4 m, sementara untuk tunggal adalah 5,18 m x 13,4 m.
Net yang membagi lapangan harus memiliki tinggi 1,55 m di bagian tengahnya. Ini penting untuk memastikan permainan berlangsung dengan adil dan sesuai standar.
Lapangan juga harus bersih dari penghalang untuk memastikan shuttlecock dapat bergerak leluasa. Sebelum pertandingan dimulai, penting untuk membersihkan lapangan dari debu atau benda lain yang dapat mengganggu permainan.
Baca juga: Menu Sarapan Sehat untuk Petinju: Meningkatkan Performa Latihan
Servis yang Benar
Servis adalah awal dari setiap permainan atau poin dalam bulutangkis. Setiap servis harus dilakukan dari bawah, dengan shuttlecock berada di bawah pinggang saat diayunkan.
Pemain harus menghindari menginjak garis servis saat melakukan servis, dan shuttlecock harus melewati net dan jatuh di area lawan. Jika servis dilakukan dengan benar, permainan dapat dilanjutkan, namun jika salah, lawan akan mendapatkan poin.
Memperhatikan posisi kaki dan tubuh saat melakukan servis sangat penting untuk menghindari pelanggaran.
Poin dan Sistem Skor
Sistem skor dalam bulutangkis menggunakan sistem rally point, di mana setiap kali shuttlecock menyentuh tanah di area lawan, tim yang memukul akan mendapatkan poin. Pertandingan umumnya dimainkan dalam format terbaik dari tiga set.
Untuk memenangkan set, seorang pemain atau tim harus meraih 21 poin. Jika terjadi kedudukan 20-20, salah satu pemain harus memimpin dengan dua poin untuk memenangkan set.
Mengetahui sistem skor ini akan membantu pemain memahami dinamika pertandingan dan merencanakan strategi untuk meraih kemenangan.
Baca juga: PSSI Konfirmasi Pembatalan Laga Uji Coba Timnas Indonesia Melawan Kuwait
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: