Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengekspresikan kemarahan yang mendalam setelah pertandingan melawan Inter Milan yang berakhir dengan skor 3-2 di Stadion San Siro, Milan, pada Minggu dini hari WIB.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kemenangan Dramatis atas Taylor Fritz
Kekecewaan Spalletti tidak terlepas dari keputusan wasit, Federico La Penna, yang dianggapnya keliru dalam mengambil keputusan penting pada momen krusial permainan.
Insiden Kartu Merah Pierre Kalulu
Pertandingan Serie A pekan ke-25 ini dipenuhi insiden, terutama kartu merah yang diterima oleh Pierre Kalulu pada menit ke-42. Kartu kuning kedua dikeluarkan setelah dinilai melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni.
Rekaman yang beredar menunjukkan ada dugaan diving oleh Bastoni meskipun ada sedikit sentuhan antara keduanya. Keputusan kontroversial ini berdampak pada momentum permainan Juventus yang baru saja menyamakan skor melalui gol dari Andrea Cambiaso.
Sebagian penggemar dan analis sepak bola menilai keputusan ini merugikan Juventus, mengingat mereka berhasil mengembalikan keadaan menjadi 1-1 setelah gol bunuh diri oleh pemain lawan pada menit ke-17.
Baca juga: Thom Haye Resmi Bergabung dengan Persib Bandung, Gaji Jadi Topik Perbincangan
Reaksi Spalletti dan Manajernya
Usai pertandingan, Luciano Spalletti tidak bisa menahan emosi dan langsung mengungkapkan protes kepada wasit. Dalam video yang beredar luas, terlihat Spalletti menunjukkan gestur frustrasi dan berteriak saat menuju ruang ganti.
Damien Comolli, selaku manajer umum Juventus, terlihat berusaha menenangkan situasi dengan menarik Spalletti menjauh dari sorotan. Upayanya yang berusaha menjaga ketenangan di tengah ketidakpuasan terhadap keputusan wasit sangat terlihat.
Reaksi Spalletti dan Comolli mencerminkan tekanan yang dihadapi tim setelah kehilangan poin berharga, yang sangat krusial dalam perburuan gelar di Serie A.
Analisis dari Mantan Wasit Graziano Cesari
Mantan wasit, Graziano Cesari, memberikan pandangannya mengenai keputusan wasit La Penna yang dinilai keliru. Ia menilai kartu merah yang diberikan kepada Kalulu sebagai kesalahan fatal dan menekankan bahwa tidak ada kontak signifikan antara kedua pemain.
Menurut Cesari, 'Ini adalah kesalahan yang pantas mendapatkan kartu kuning. Kartu kuning kedua tidak ada. Tidak ada kontak antara Bastoni dan Kalulu.' Pernyataan ini menunjukkan ketidakpuasan luas terhadap keputusan wasit di kalangan pengamat dan mantan pejabat pertandingan.
Kesalahan wasit dalam pertandingan penting seperti ini sering kali menimbulkan diskusi panjang di kalangan penggemar dan analis, mengingat dampaknya terhadap hasil akhir pertandingan.
Baca juga: Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Menang Besar atas Real Oviedo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: