Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menunjukkan semangat yang tinggi menjelang ASEAN Championship 2026 yang dijadwalkan pada Juli mendatang.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Meningkatkan Kebugaran di Rumah
Timnas Indonesia tergabung di grup A bersama juara bertahan Vietnam dan tim-tim lain, mempertegas pentingnya persiapan yang matang.
Antusiasme Menyambut Turnamen
John Herdman mengekspresikan ketertarikan yang besar terhadap kompetisi ini, melihatnya sebagai kesempatan emas bagi para pemain untuk menunjukkan bakat mereka.
Dalam pernyataannya di situs ASEAN United, ia menyatakan, "Saya sangat antusias dengan Hyundai Cup (ASEAN Championship) karena setelah merasakan Gold Cup di CONCACAF, rasanya sangat berbeda."
Ia berharap para pemainnya siap untuk tampil optimal, walaupun tanpa kehadiran pemain yang berkarir di luar negeri, dengan mengatakan, "Para pemain yang bekerja sama dengan saya juga sangat lapar."
Herdman menekankan bahwa momen ini penting untuk memperkuat koneksi antara pemain dan penggemar di turnamen yang akan datang.
Atmosfer Persaingan di Asia Tenggara
Herdman membandingkan atmosfer ASEAN Championship dengan kompetisi sepak bola di kampung halamannya di Newcastle.
Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Takluk dari Australia di Semifinal Piala AFF Putri U-16 2025
Ia menyebutkan rivalitas antara Sunderland dan Newcastle sebagai contoh persaingan yang sangat keras: "Itulah yang benar-benar saya nantikan tahun ini."
Pelatih asal Inggris ini percaya bahwa persaingan di Asia Tenggara akan memiliki intensitas yang sama, menunjukkan antusiasme dan semangat kompetisi yang kuat.
"Sebagai orang asal Newcastle, yang saya pahami adalah derbi antara Sunderland-Newcastle, dan tampaknya di sini persaingannya akan jauh lebih sengit," tuturnya.
Strategi Persiapan Tim
Sebagai bagian dari persiapan, Herdman aktif memantau pemain dengan mengunjungi pertandingan dan latihan klub-klub BRI Super League.
Langkah ini bertujuan untuk mengenali para pemain potensial yang dapat menjadi andalan dalam skuad Garuda serta merumuskan strategi yang tepat.
Herdman juga memperhatikan pemain-pemain yang berkarir di Eropa, seperti Kevin Diks dari Borussia Monchengladbach dan Dean James dari Go Ahead Eagles.
Kedekatannya dengan para pemain di klub-klub lokal menjadi esensial dalam upayanya membangun tim yang kompetitif dan siap bersaing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: