Real Madrid mengalami kekalahan mengejutkan di kandang Osasuna dengan skor 1-2 dalam laga Liga Spanyol di Stadion El Sadar. Pertandingan ini menjadi momen yang sulit bagi Madrid, terutama dengan pengakuan pelatih mereka tentang penampilan tim yang jauh dari harapan.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Bertekad Kalahkan Semua Lawan di Kualifikasi Piala Asia 2026
Pelatih Alvaro Arbeloa tidak ragu memperlihatkan kekhawatiran atas performa timnya, menyebut adanya banyak kekurangan yang sangat terlihat selama pertandingan. Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Madrid, yang harus berbenah menghadapi pertandingan mendatang.
Kekalahan Pertama dalam 15 Tahun
Pertandingan diawali dengan buruk bagi Real Madrid, yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika Ante Budimir mencetak gol melalui penalti akibat pelanggaran Thibaut Courtois. Posisi tertinggal membuat Madrid berusaha keras untuk menyamakan kedudukan.
Usaha Madrid membuahkan hasil ketika Vinicius Junior berhasil menjebol gawang Osasuna di babak kedua, memberi harapan pada fans. Namun, impian meraih minimal satu poin harus pupus saat Raul Garcia mencetak gol untuk Osasuna di menit-menit akhir, menandai kemenangan pertama mereka atas Madrid dalam 15 tahun terakhir.
Baca juga: PSSI Konfirmasi Pembatalan Laga Uji Coba Timnas Indonesia Melawan Kuwait
Statistik Pertandingan
Dari segi penguasaan bola, Real Madrid tampil dominan dengan 61% penguasaan bola dan menciptakan 15 percobaan, termasuk 5 tembakan yang mengarah ke gawang. Namun, statistik menunjukkan bahwa dominasi ini tidak berdampak pada hasil akhir.
Sementara itu, Osasuna hanya melepaskan 13 percobaan, tetapi dua di antaranya sukses menjebol gawang Madrid. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Madrid lebih menguasai permainan, mereka gagal memanfaatkan peluang yang ada dengan baik.
Respons Pelatih Alvaro Arbeloa
Setelah pertandingan, pelatih Alvaro Arbeloa secara terbuka mengakui bahwa timnya tidak menunjukkan intensitas yang diharapkan. Ia menyoroti ketidakmampuan tim untuk mengalirkan bola dengan cepat dan efisien.
"Saya kira kami main jelek. Osasuna memainkan permainan mereka, dan dua tembakan ke arah gawang mereka semuanya jadi gol," ungkap Arbeloa dengan nada kecewa. Ia menegaskan, "Jika kami tidak tampil dengan performa terbaik, tim manapun bisa mengalahkan kami," menggarisbawahi pentingnya peningkatan dalam penampilan tim di pertandingan mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: