Debut Maarten Paes sebagai kiper utama Ajax Amsterdam telah mencuri perhatian banyak orang. Meskipun hasil pertandingan berakhir imbang, performa hebatnya di bawah mistar tetap menjadi sorotan utama.
Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Takluk dari Australia di Semifinal Piala AFF Putri U-16 2025
Pertandingan pada 21 Februari 2026 itu menunjukkan bahwa Maarten bukan sekadar pemain baru, melainkan seorang kiper berpotensi dengan tujuh penyelamatan vital yang menunjukkan kualitasnya.
Mengawali Karir Bersama Ajax
Maarten Paes baru saja mendapatkan kesempatan berharga untuk debut sebagai kiper utama Ajax setelah cedera yang diderita oleh Vitezslav Jaros. Meskipun hasil akhir laga melawan NEC Nijmegen adalah 1-1, performa Maarten di lapangan benar-benar memberikan angin segar bagi tim.
Dalam laga tersebut, Maarten Paes berhasil mencatat tujuh penyelamatan penting. Penampilannya yang solid ini menandai bahwa dia memang pantas mendapatkan posisi sebagai kiper utama di Ajax.
Pelatih interim Ajax, Fred Grim, secara terbuka memuji aksi Maarten. 'Jika Anda membuat pilihan ini, Anda tidak melakukannya hanya untuk satu pertandingan,' ujarnya, menandakan kepercayaan tim terhadap potensi Maarten.
Baca juga: Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia 2025
Maarten dan Ambisi untuk Maju
Setelah menjalani debut yang sukses, Maarten merasa bangga bisa memperkuat Ajax Amsterdam. Ia menggambarkan pencapaian ini sebagai 'pencapaian luar biasa' meskipun hasilnya tidak sesuai harapan.
'Sebagai Ajax, Anda selalu ingin menang. NEC membuat kami kesulitan,' ujarnya, menekankan pentingnya memperoleh hasil positif untuk tim.
Dalam misi tim untuk meraih tempat di Liga Champions, ia menegaskan akan berjuang lebih keras di pertandingan mendatang. 'Kami akan memberikan segalanya untuk itu dalam periode mendatang,' ia optimis.
Strategi Pelatih dan Harapan Masa Depan
Fred Grim, selaku pelatih Ajax, menegaskan bahwa langkah menurunkan Maarten bukan keputusan sembarangan. Pengalamannya di FC Dallas dianggap sebagai bekal yang cukup meskipun jarang diturunkan di lapangan.
Maarten sendiri menyadari tantangan yang dihadapinya sebelum pertandingan tersebut. 'Saya tahu bahwa saya akan berada di belakang Jaros selama enam bulan pertama,' katanya, menunjukkan kesadaran akan posisinya dalam tim.
Namun, dengan percaya diri, ia berharap bisa bersaing secara sehat dan menunjukkan kapasitasnya di Liga Belanda. 'Saya yakin dapat menunjukkan kemampuan saya dan memenangkan persaingan baru,' tutupnya.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Gabung Timnas Indonesia, Siap Hadapi Piala Dunia 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: